- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita Luar Negeri
Kazakhstan Bukan Negara Biasa, RI Lihat Peluang Besar di Sana 👀
TS
sansnomics
Kazakhstan Bukan Negara Biasa, RI Lihat Peluang Besar di Sana 👀

Menko Airlangga (tengah) dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) kedua RI-Kazakstan. (Foto: ekon.go.id)
Gan, Indonesia sama Kazakhstan sekarang makin serius bangun kerja sama ekonomi 👀🔥 Hal itu dibahas dalam pertemuan SKB RI–Kazakhstan di Astana yang dipimpin Menko Airlangga Hartarto bareng Menteri Ekonomi Kazakhstan, Serik Zhumangarin.
Gan, Indonesia sama Kazakhstan sekarang makin serius bangun kerja sama ekonomi 👀🔥 Hal itu dibahas dalam pertemuan SKB RI–Kazakhstan di Astana yang dipimpin Menko Airlangga Hartarto bareng Menteri Ekonomi Kazakhstan, Serik Zhumangarin.
Pertemuan ini jadi penting banget karena bentar lagi perjanjian dagang Indonesia–EAEU FTA mulai dijalankan. Kalau nanti resmi berlaku, peluang produk Indonesia masuk pasar Eurasia bakal makin lebar 😏
Pihak Kazakhstan juga nganggap Indonesia sebagai partner penting di Asia Tenggara. Sebaliknya, RI melihat Kazakhstan sebagai “gerbang” menuju pasar Asia Tengah dan Eurasia.
Bukan tanpa alasan sih gan.
Ekonomi Kazakhstan lagi tumbuh cukup kencang, sekitar 6,5% di 2025. Jadi peluang dagang dan investasi antara dua negara ini dianggap masih gede banget.
Selain urusan dagang, hubungan dua negara juga makin dekat di sektor pariwisata. Jumlah wisatawan Kazakhstan ke Indonesia naik tajam, dari sekitar 8 ribuan orang di 2023 jadi lebih dari 24 ribu kunjungan di 2025 🔥
Nggak cuma itu, RI dan Kazakhstan juga mulai bahas kerja sama ekonomi digital dan AI. Kazakhstan sekarang lagi serius bangun ekosistem AI, sementara Indonesia juga punya roadmap AI sampai 2045.
Beberapa sektor yang jadi fokus kerja sama:
[ul][li]perdagangan dan investasi[/li][li]energi[/li][li]pangan dan peternakan[/li][li]pariwisata[/li][li]konektivitas[/li][li]sampai hubungan antar masyarakat
[/li][/ul]Indonesia juga dorong produk-produk unggulan lokal biar makin gampang masuk pasar Eurasia. Mulai dari sawit, kopi, produk karet, hasil laut, alas kaki, sampai makanan olahan.
Intinya gan, RI sekarang nggak cuma fokus pasar tradisional. Tapi mulai agresif buka peluang baru ke kawasan Eurasia 😎🔥
Sumber
0
18
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan