Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Aktivis HAM dan Tokoh Gereja Pasang Baliho Perlindungan Sipil di Sinak Puncak

Aktivis HAM dan Tokoh Gereja Pasang Baliho Perlindungan Sipil di Sinak Puncak
Tayang: Selasa, 12 Mei 2026 18:33 WIT
Penulis: Noel Iman Untung Wenda | Editor: Marius Frisson Yewun
zoom-inlihat fotoAktivis HAM dan Tokoh Gereja Pasang Baliho Perlindungan Sipil di Sinak Puncak
Tribun Papua Barat
DAERAH KONFLIK - Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) bersama tokoh gereja dan masyarakat Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, melakukan pemasangan sejumlah baliho berisi pesan kemanusiaan dan seruan perlindungan terhadap warga sipil di tengah konflik bersenjata yang terus terjadi di wilayah itu pada Selasa, (12/05/2026).(Istimewa).
A-
A+

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com,Noel Iman Untung Wenda

TRIBUN-PAPUA.COM, WAMENA - Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) bersama tokoh gereja dan masyarakat Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah memasangan sejumlah baliho berisi pesan kemanusiaan dan seruan perlindungan terhadap warga sipil di tengah konflik bersenjata antara TNI-Polri melawan TPNPB atau OPM.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIT itu dipimpin langsung oleh Direktur YKKMP sekaligus pembela HAM Papua, Theo Hesegem, bersama Ketua Klasis Sinak, Pdt. Jas Murib, para hamba Tuhan Gereja GKII, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, pemuda, hingga mahasiswa.

Baliho pertama dipasang di halaman Gereja GKII Imanuel Sinak sebelum dilanjutkan ke sejumlah titik lain di distri itu.

Theo Hesegem mengatakan pemasangan baliho tersebut merupakan bentuk penyampaian pesan kemanusiaan terkait hak-hak warga sipil berdasarkan Hukum Humaniter Internasional sekaligus aspirasi masyarakat yang menginginkan wilayah sipil tidak dijadikan arena konflik bersenjata.

“Pesan ini lahir dari suara masyarakat yang ingin hidup aman dan damai di tengah situasi konflik,” ujarnya, Selasa, (12/05/2026).

Dalam kegiatan itu, aparat dari Operasi Damai Cartenz sempat menanyakan tujuan pemasangan baliho. Theo menjelaskan bahwa kegiatan tersebut murni bertujuan menyuarakan perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak konflik di Kabupaten Puncak.

Isi baliho yang dipasang memuat tiga pesan utama, yakni seruan doa pemulihan bagi Bangsa Papua, prinsip-prinsip perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata, serta pernyataan sikap masyarakat Sinak terhadap situasi keamanan di Kabupaten Puncak.

Melalui baliho tersebut, masyarakat meminta agar aparat TNI maupun TPNPB tidak melakukan penyerangan di wilayah pemukiman warga sipil. Mereka juga meminta agar tindakan penangkapan dilakukan sesuai prosedur hukum serta menghindari intimidasi, penyiksaan, hingga tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

Selain itu, masyarakat menegaskan bahwa aktivitas pendidikan, pelayanan kesehatan, kegiatan gereja, dan aktivitas ekonomi warga tidak boleh terganggu akibat konflik bersenjata yang berkepanjangan.

Pemasangan baliho dilakukan di tiga lokasi, yakni halaman Gereja GKII Imanuel Sinak, Pertigaan Gulanikime depan Kantor Distrik Sinak, dan wilayah Sinak Barat.

Theo Hesegem mengatakan kegiatan itu juga menjadi bentuk dukungan moral bagi warga sipil yang mengungsi dari Distrik Kembru, Pogoma, Yugumuak dan Oneri akibat konflik yang terjadi di wilayah tersebut.

“Kami berharap tidak ada lagi pertumpahan darah masyarakat sipil di Kabupaten Puncak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Klasis Sinak, Pdt. Jas Murib, mengimbau masyarakat untuk menjaga dan tidak merusak baliho yang telah dipasang. Ia meminta para orang tua turut mengingatkan anak-anak agar tidak melempari baliho menggunakan ketapel.

Menurutnya, isi baliho tersebut merupakan harapan bersama masyarakat Sinak yang selama ini hidup di tengah situasi konflik. “Pesan dalam baliho ini adalah suara hati masyarakat yang sudah lama dipikirkan bersama,” ungkapnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Theo Hesegem dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat Sinak.(*)

https://papua.tribunnews.com/papua-t...ncak?page=all.
keinginan tak ada yang dibunuh oleh KKB ataupun Aparat


waloniAvatar border
waloni memberi reputasi
1
32
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan