- Beranda
- Komunitas
- Automotive
- Otomotif
Seberapa Irit Mobil F1? Angkanya Terlihat Boros, tapi Sebenarnya Efisien
TS
flag.motorsport
Seberapa Irit Mobil F1? Angkanya Terlihat Boros, tapi Sebenarnya Efisien

Kalau mendengar mobil F1, biasanya yang langsung terbayang adalah kecepatan ekstrem, suara mesin, dan mobil yang terus melaju di sirkuit.
Tapi ada satu hal yang cukup menarik:
mobil F1 sebenarnya juga bisa dilihat dari sisi efisiensi bahan bakarnya.
Kalau hanya melihat angka, mobil F1 memang terlihat boros.
Efisiensinya kira-kira hanya sekitar 2 sampai 3 km/L.
Dibandingkan mobil harian yang biasanya bisa sekitar 10 sampai 15 km/L, angka itu terlihat sangat buruk.
Tapi konteksnya berbeda.
Mobil F1 melaju di sirkuit dengan kecepatan rata-rata sangat tinggi, sering berada dalam kondisi penuh gas, dan bisa mendekati 300 km/jam.
Dalam kondisi seperti itu, angka 2 sampai 3 km/L justru bisa dibilang cukup luar biasa.
Selain itu, F1 saat ini juga punya batas bahan bakar maksimal sekitar 110 kg per balapan.
Jadi tim tidak bisa sekadar membawa bahan bakar sebanyak mungkin dan melaju penuh sepanjang lomba.
Pembalap dan tim harus memikirkan kapan harus menghemat, kapan harus menyerang, dan bagaimana menggunakan energi hybrid dengan efektif.
Yang menurut saya menarik, teknologi hybrid di F1 bukan hanya soal ramah lingkungan.
ERS juga sangat berpengaruh pada akselerasi dan peluang menyalip.
Jadi mobil F1 bukan hanya cepat.
Mobil F1 juga dibangun dengan keseimbangan yang sangat ekstrem antara kecepatan, efisiensi, dan strategi.
Saya menulis rangkuman lengkapnya di sini:
https://www.flag-motorsport.com/post...20260508-6-in/
Menurut Gan/Sis, kalau dibandingkan dengan mobil harian, angka 2–3 km/L untuk mobil F1 ini termasuk boros atau justru masuk akal?
0
10
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan