- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
Kyai Cabuli 50 Santri, Apa Masalahnya Dengan Pemuka Agama Di Indonesia?
TS
c4punk1950...
Kyai Cabuli 50 Santri, Apa Masalahnya Dengan Pemuka Agama Di Indonesia?

Hi sobat Kaskus,
Beberapa waktu belakangan ini ramai di media pemberitaan tentang seorang kyai yang mencabuli 50 santriwatinya. Perkara ini, sebenarnya terus berulang.
Anak-anak yang di didik oleh pondok pesantren kerap menjadi korban, sebenarnya apa yang terjadi dengan moralitas pemuka agama di negeri ini. Hanya dengan enteng kata "khilaf" disebarkan, seakan tidak ada pertanggung jawaban hukum di dunia.
Jelas seharusnya kalau masih mengaku punya Tuhan, hukum rajam menanti tapi saat ini Tuhan hanya menjadi komoditi dagangan yang luar biasa lakunya. Tuhan hanya menjadi alat dagangan mereka, untuk memperkaya diri, hingga rela memaki orang yang tak seiman karena Tuhan nya beda.
Permasalahan seperti ini sering terjadi, namun banyak orang tutup mata karena berkaitan dengan kepercayaan. Padahal, kalau dilihat dari segi kajian agama pun tentu saja salah, namun kerap pemuka agama ini mendapat hukuman ringan. Sedang korban mendapatkan trauma seumur hidup, tak jarang korban seringkali anak yatim, tidak punya keluarga hingga di besarkan pondok semasa dia kecil.

Mereka mau menuntut siapa? Sesudah pemuka agama itu ditangkap kelanjutan hidupnya bagaimana?
Apa dirinya bisa menggugat Tuhan, yang memberikan kehidupan seperti ini? Hidup itu memang tidak ada yang adil, keadilan hanya utopia yang tak pernah terjadi. Kalau saja hidup ini adil, kenapa harus ada perang? Kenapa harus ada genosida, sedangkan yang lain hanya bisa diam!
Tanpa kekuatan, tanpa kekayaan, dunia ini akan berjalan di tangan mereka yang memegang kekuasaan.
Siapa yang berkuasa dia yang menang, bahkan bisa memberikan sugesti pada banyak orang. Hingga terjadi pengkultusan pada sosok pemuka agama, bilamana ada seseorang bergelar Gus, Habib, Kyai, Guru, dianggap orang suci seakan apa yang dikatakannya harus di ikuti. Mereka dipaksa taklid dengan pemahamannya, walau seringkali pemahaman itu tak sejalan dengan panduan pedoman agama yang dinamakan kitab suci.
Tapi lucunya penganutnya tutup mata, seakan mencaci mereka si orang suci akan dilaknat oleh langit. Hei, sudah tahun 2026 marilah kita berfikir logis. Dalam dunia saat ini tak ada lagi keajaiban, banyak hal terjadi karena hukum sebab akibat.
Bayangkan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati memberikan luka dalam bagi santrinya, belum lagi bila si korban masih ada keluarga. Tentu saja hal ini memberikan trauma berat, yang akan menjadi bayang-bayang gelap pondok pesantren lainnya.
Sudah terlalu banyak kasus seperti ini, namun terus berulang dan tak ada solusi. Apakah, hal seperti ini ternyata memang di design by sistem. Atau, ada yang salah pada kebijakan mendirikan pondok-pondok yang ternyata tak lulus uji dari pemerintah.

Solusi utama tetap pemerintah harus memberikan perhatian pada keyakinan masyarakat, karena pondok dimana siswa harus menginap di tempat pendidikan sudah tak relevan lagi. Jangankan pondok yang terkesan ekslusif, sekolah biasa saja masih ada kasus-kasus yang membagongkan.
Lantas apa nih tanggapan sobat dalam hal ini, apakah tidak ada solusi sama sekali kalau sudah menyangkut pemuka agama?
Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.


"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2026
referensi : klik, klik
Pic : google





Diubah oleh c4punk1950... 08-05-2026 13:23
N_182 dan 5 lainnya memberi reputasi
6
171
3
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan