Pemerintah targetkan pertumbuhan ekonomi RI 7,5% pada 2027
Dhika Priambodo, Zetta Hannany
7 Mei 2026 pukul 16.45
Saluran WhatsApp
Pemerintah memperkirakan Indonesia butuh investasi Rp8.841 triliun agar target ini tercapai.
JAKARTA - Kementerian PPN/Bappenas menyiapkan arah pembangunan nasional dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, termasuk skema pembiayaan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi 5,9-7,5% hingga 2027.
“Pertumbuhan ekonomi akan ditopang oleh konsumsi dan investasi yang lebih tinggi,” ujar Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Eka Chandra Buana, dalam acara Rakorbangpus 2026 di Jakarta, pada Kamis (7/5).
Target itu disebut sejalan dengan proyeksi pertumbuhan 6,3% pada 2026, sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029, mengutip CNBC Indonesia.
Untuk mencapai target tersebut, Kementerian PPN/Bappenas memperkirakan investasi yang dibutuhkan sekitar Rp8.677,4 triliun hingga Rp8.841,3 triliun.
Pendanaannya akan mengandalkan anggaran negara, BUMN, dan investasi dari sektor swasta.
Eka menegaskan APBN tidak bisa menjadi satu-satunya sumber pembiayaan, namun hanya bersifat sebagai katalis pertumbuhan ekonomi.
Sehingga pemerintah menargetkan kontribusi pendanaan investasi dari sektor swasta sekitar 85,9%–87,7% dari total kebutuhan investasi, setara Rp7.597,7 triliun hingga Rp7.612,2 triliun.
Sementara itu, investasi BUMN diproyeksikan mencapai Rp556,3 triliun hingga Rp619,1 triliun atau sekitar 6,4%–7% dari total kebutuhan investasi.
Adapun investasi dari anggaran negara ditargetkan sebesar Rp508,9 triliun hingga Rp624,5 triliun atau sekitar 5,9%–7,1%. (DK/KR)