- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Niat Berlibur ke Jepang, Warga Surabaya Malah Tertipu Ratusan Juta
TS
ranggadias12
Niat Berlibur ke Jepang, Warga Surabaya Malah Tertipu Ratusan Juta

Niat berlibur ke Jepang bersama keluarga berubah menjadi kerugian besar bagi seorang warga Surabaya berinisial PS. Ia diduga menjadi korban penipuan travel setelah tiket pesawat yang dibelinya tidak dapat digunakan saat hari keberangkatan.
Kasus tersebut kini dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dan tengah dalam proses penanganan aparat kepolisian.
Penasihat hukum PS, Elok Kaja, menjelaskan bahwa kliennya membeli lima tiket pesawat tujuan Jepang melalui terlapor berinisial L. Tiket tersebut menggunakan maskapai Cathay Pacific dengan total pembayaran mencapai Rp177.450.000.
Setelah pembayaran dilakukan, korban menerima kode booking dari pihak terlapor. Namun, saat hendak berangkat ke Jepang melalui tujuan Haneda, kode tersebut ternyata tidak bisa digunakan dan tidak tercatat dalam sistem maskapai.
Menurut Elok, kondisi tersebut membuat kliennya gagal berangkat bersama keluarga dan mengalami kerugian dalam jumlah besar.
Kerugian yang dialami korban disebut mencapai sekitar Rp500 juta. Nilai tersebut tidak hanya berasal dari pembelian tiket pesawat, tetapi juga mencakup biaya hotel, tiket wisata ke Disneyland Jepang, hingga jasa pemandu wisata yang sudah dipesan sebelumnya.
Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan dugaan tindak pidana penipuan tersebut ke pihak kepolisian.
Laporan polisi itu tercatat dengan nomor LP/B/478/V/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 18 Mei 2025.
Elok Kaja menyebut perkara tersebut telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh jaksa dari Kejaksaan Negeri Surabaya. Meski demikian, pihak terlapor disebut belum dilakukan penahanan oleh penyidik Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Sementara itu, Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Evan Caesar Ibrahim, saat dikonfirmasi menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait perkembangan perkara tersebut.
Hingga berita ini ditulis, pihak terlapor berinisial L disebut belum memberikan tanggapan saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan transaksi perjalanan wisata, terutama yang melibatkan nominal besar dan pemesanan tiket internasional. Verifikasi terhadap agen perjalanan dan validitas tiket menjadi langkah penting guna menghindari potensi penipuan.
INFO SELENGKAPNYA DI SINI
0
142
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan