- Beranda
- Komunitas
- Story
- Stories from the Heart
Logika yang Terdistorsi
TS
lensastroberi
Logika yang Terdistorsi

PENGANTAR DARI KURSI PENUMPANG
Halo.
Kalau kalian ngeklik thread ini dengan harapan bakal baca lagi narasi heroik penuh distorsi dari cowok berjaket jeans yang hobi ngegebuk drum, maaf, kalian harus sedikit kecewa. Mulai detik ini, kemudi gue ambil alih.
Waktu cowok itu (iya, dia maksa gue buat baca semua bab POV-nya) ngasih lihat ceritanya ke gue, reaksi pertama gue cuma satu: Ini orang lebay banget, sih.
Dia nulis seolah-olah gue ini vas porselen rapuh yang bakal retak kalau kesenggol angin. Dia nyeritain panjang lebar soal gimana jungkir baliknya dia ngadepin takdir, ngelindungin gue, sampai berantem sama egonya sendiri. Di ceritanya, dia seolah menempatkan diri sebagai pelindung tunggal yang menyerap semua badai sendirian.
Tapi... cowok keras kepala itu sering lupa satu hal. Di setiap perjalanan yang jauh, peran navigator itu sama pentingnya dengan si pengemudi.
Selama dia sibuk menatap tajam ke depan buat nerjang jalanan, dia nggak pernah sadar betapa berantakannya isi kepala gue di jok belakang Vespa-nya atau kursi penumpang Jimny-nya. Dia nggak tahu seberapa sering gue harus pura-pura tenang menahan takut biar dia nggak makin panik. Dan dia pasti nggak tahu rahasia-rahasia kecil yang sengaja gue simpan rapat-rapat dari dulu, sekadar biar harga dirinya sebagai cowok batu tetap utuh.
Jadi, anggap aja tulisan ini sebagai hak jawab gue.
Gue bakal bongkar "kotak sepatu" gue dan nyeritain hal-hal yang selama ini luput dari mata sipitnya. Karena ternyata, ngadepin cowok ugal-ugalan dan penuh anomali macam dia itu butuh lebih dari sekadar sabar; butuh taktik yang bahkan rumus probabilitas dan ilmu pasti mana pun nggak punya jawabannya.
Siap dengerin versinya Nisa? Mari kita mulai.
Spoiler for Daftar Isi:
Diubah oleh lensastroberi Hari ini 15:11
speedtofu dan 2 lainnya memberi reputasi
3
299
14
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan