Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
OPM Kodap XVI Yahukimo Klaim Tembak Mati Satu Prajurit TNI

OPM Kodap XVI Yahukimo Klaim Tembak Mati Satu Prajurit TNI
Tayang: Kamis, 30 April 2026 10:31 WIT
Editor: Marselinus Labu Lela
zoom-inlihat fotoOPM Kodap XVI Yahukimo Klaim Tembak Mati Satu Prajurit TNI
TribunPapuaTengah.com/Satgas Operasi Damai Cartenz
KONTAK TEMBAK- Kontak tembak antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo terjadi di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (15/4/2026).
A-
A+
TRIBUN-PAPUATENGAH.COM, YAHUKIMO- Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo Batalyon HSSBI kontak tembak dengan aparat TNI di Kali Wo.

Kontak tembak tersebut mengakbibatkan satu prajurit TNI dikabarkan meninggal dunia.

Menurut siaran pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB pada, 29 April 2026 telah menerima laporan resmi dari komandan Operasi Batalyon HSSBI Mayor Wene Kobak bawah pasukannya telah melakukan kontak tembak melawan aparat militer Indonesia di Kali Wo, Kota Dekai pada, 18, April 2026 pagi.

Penyerangan terhadap militer Indonesia terus berlanjut hingga pada, Selasa 28 April 2026 malam.

Pasukan khusus tim elit Batalyon HSSBI Abele Balingga berhasil masuk Koramil dan menembak satu anggota TNI di dalam Koramil Dekai Kota.

Penyerangan tersebut dilakukan atas perintah Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Brigjend Elkius Kobak dan Komandan Operasi Mayor Kopitua Heluka.

Aksi penyerangan terhadap militer Indonesia berturut-turut yang dilakukan TPNPB kodap XVI Yahukimo dari Batalyon HSSBI adalah murni penyerangan balasan atas gugurnya perajurit setia TPNPB Anggin Kobak, Sel Siip, dan Muruin suhun.

Perintah operasi di Dekai Kota dikeluarkan ketua Batalyon HSSBI Enos M Yual, wakil Jinak sobolim, dan komdan operasi Mayor Wene Kobak bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas semua serangkaian penyerangan terhadap militer Indonesia.

Pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo Batalyon HSSBI masih melakukan operasi terbuka di seluruh lokasi di Kota Dekai. Ketua batalyon Enos M Yual menegaskan kepada pemerintah kolonial Indonesia bahwa pihaknya telah mengeluarkan perintah operasi di Dekai Kota maka pasukannya akan terus melakukan perlawanan terhadap militer Indonesia sampai Papua Merdeka.

"Sehingga Kami menghimbaukan atas dasar kemanusiaan warga sipil imigran di Dekai Kota untuk tinggalkan kabupaten Yahukimo. Jika himbauan kami tidak di indahkan maka kami anggap semua adalah intelijen militer Indonesia dan kami siap eksekusi mati.

"Kami juga mengimbau lagi untuk masyarakat sipil Yahukimo yang beraktivitas mengunakan kendaraan bermotor kaca helm jangan ditutup dan yang menggunakan mobil wajib kaca diturunkan entah beraktivitas dalam Kota maupun di luar kota," kata Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM.

TPNPB OPM juga menegaskan kepada pemerintah kolonial Indonesia bahwa jangan menangkap masyarakat sipil (OAP) sembarangan karena yang melakukan serangkaian penyerangan berturut-turut di Yahukimo adalah murni dari kami TPNPB.

"Kami juga memberikan ultimatum kerasa kepada Bupati Yahukimo Didimus Yahuli dan wakil Gubernur Ones pahabol bahwa semua program eksploitasi sumber daya alam di seluruh Yahukimo segera di hentikan. jika tidak mengindahkan ultimatum kami maka, siapa pun dia menjalankan program negara kami TPNPB siap kejar dan eksekusi mati," tegas Sebby Sambom.

Demikian Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB Per Rabu, 29 April 2026 oleh Sebby Sambom Jubir TPNPB OPM. (*)


https://papuatengah.tribunnews.com/n...-prajurit-tni.




2 Warga Sipil di Yahukimo Ditembak KKB, Pelaku Buntuti Korban lalu Kabur setelah Beraksi
OPM Kodap XVI Yahukimo Klaim Tembak Mati Satu Prajurit TNI
Tayang: Kamis, 30 April 2026 13:28 WIT
Editor: Astini Mega Sari
zoom-inlihat foto2 Warga Sipil di Yahukimo Ditembak KKB, Pelaku Buntuti Korban lalu Kabur setelah Beraksi
(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
KKB PAPUA - Foto ilustrasi garis polisi. Dua warga sipil berinisial AA (26) dan NM (36) diduga menjadi korban penembakan oleh KKB di Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (28/4/2026).
A-
A+
Ringkasan Berita:
Dua warga sipil berinisial AA (26) dan NM (36) diduga menjadi korban penembakan oleh KKB di Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (28/4/2026).
Pelaku membuntuti korban dan melakukan penembakan secara tiba-tiba lalu kabur setelah beraksi.
TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo mengklaim pihaknya sebagai pelaku penembakan.

TRIBUN-PAPUA.COM - Dua warga sipil berinisial AA (26) dan NM (36) diduga menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (28/4/2026).

Persitiwa penembakan itu terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Dekai, sekitar pukul 11.22 WIT.

Pelaku diduga berjumlah dua orang.

Kronologi Penembakan
Persitiwa itu bermula ketika kedua korban melintas dari arah perempatan menuju kawasan mess karyawan di Kompleks PJPR menggunakan mobil.

Dalam perjalanan, korban diduga diikuti oleh kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Pelaku lalu melakukan penembakan secara tiba-tiba di lokasi kejadian.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.

Akibat penembakan tersebut, kedua korban mengalami luka tembak di bagian lengan dan paha.

Mobil korban juga mengalami kerusakan akibat penembakan tersebut.

Sementara kedua korban dalam keadaan sadar dan mendapatkan perawatan medis di RSUD Dekai.

Saat ini Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Petugas telah bergerak cepat melakukan olah TKP, mencari petunjuk dan alat bukti di lapangan, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku. Penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan pelaku segera terungkap dan dapat diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026), seperti dikutip dari Kompas.com.

TPNPB-OPM Klaim Jadi Dalang Penembakan
Sementara itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo mengklaim pihaknya sebagai pelaku.

Dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, TPNPB-OPM menyebut penembakan dilakukan oleh Mayor Mackar Sobolim bersama anggotanya.

TPNPB-OPM menyebut kedua korban sebagai agen intilijen militer Indonesia.

TPNPB-OPM mengklaim penembakan dilakukan lantaran kedua korban melanggar ultimatum di "zona perang".

Deretan Aksi Penembakan di Yahukimo di Bulan Ini
Dalam satu bulan terakhir, sejumlah aksi penembakan dilakukan KKB di Yahukimo.

Sebelumnya, KKB menembak seorang warga sipil berinisial RK (29), Senin (27/4/2026).

RK diketahui merupakan tenaga profesional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo.

Akibat penembakan tersebut, RK mengalami luka serius dan harus dirujuk ke rumah sakit di Jayapura untuk perawatan intensif.

Baca juga: Satgas Damai Cartenz Tangkap Seorang Anggota KKB di Mimika, Pelaku Anak Buah Ternus Enumbi

Sepekan sebelum penembakan RK, KKB melakukan penembakan terhadap seorang ASN di lingkungan Pemkab Yahukimo berinisial YY (35) pada Selasa (21/4/2026) malam.

Korban ditembak di bagian dada kanan di depan rumahnya di Komplek Perumahan Eselon III, Distrik Dekai, pukul 20.20 WIT.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis namun nyawanya tak tertolong.

Pada pertengahana April 2026, KKB juga sempat menyerang aparat keamanan.

KKB terlibat baku tembak dengan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo di Kampung Samboga, Distrik Seredala, Kabupaten Yahukimo, Rabu (15/4/2026).

Pihak kepolisian mengatakan, tidak ada korban jiwa dari aparat keamanan dalam kontak senjata yang berlangsung selama 30 menit tersebut. (*)


https://papua.tribunnews.com/news/12...aksi?page=all.
terror KKB


0
36
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan