- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Prabowo Yakin Indonesia Cerah: Saatnya Teknokrat-Ilmuwan Jadi Merah Putih
TS
aleksandronesta
Prabowo Yakin Indonesia Cerah: Saatnya Teknokrat-Ilmuwan Jadi Merah Putih
Quote:
Prabowo Yakin Indonesia Cerah: Saatnya Teknokrat-Ilmuwan Jadi Merah Putih
Anang Firmansyah - detikJateng
Rabu, 29 Apr 2026 18:11 WIB
BAGIKAN
Komentar

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional di kompleks Kilang Pertamina Cilacap, Rabu (29/4/2026). Foto: Anang Firmansyah/detikJateng
Cilacap -
Presiden Prabowo Subianto optimistis masa depan Indonesia cerah dan menepis Indonesia gelap. Prabowo pun mengajak para teknokrat dan ilmuwan untuk jadi pembela rakyat.
Awalnya Prabowo menyinggung soal pihak yang menyinggung soal Indonesia gelap dan ajakan kabur ke luar negeri.
"Terus kita dibikin apalagi Indonesia gelap. Matanya burem Indonesia gelap, Indonesia terang. Ada yang mau kabur, kabur aja. Kok kabur aja ke sana? Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silakan. Mau kabur ke mana?" kata Prabowo saat menghadiri groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap 2 di kompleks Kilang Pertamina Cilacap, Rabu (29/4/2026).
Prabowo pun mengajak publik untuk menyimak berita. Dia pun bangga Indonesia disebut sebagai salah satu negara yang aman di tengah kecamuk perang.
"Hei, orang-orang pintar. Bukalah, bukalah berita. Lihatlah, Kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia sekarang. Kabur aja deh. Iya kabur aja. Biar kita nggak gaduh," cetusnya.
Ajak Teknokrat-Ilmuwan Bela Rakyat
Prabowo lalu berkelakar ingin hidup seribu tahun lagi agar bisa menyaksikan langsung Indonesia menjadi negara maju, rakyat sejahtera, dan dihormati dunia.
"Kita akan menjadi negara yang hebat, percaya itu, saya sangat percaya. Sebetulnya secara jujur, saya suka dengan kata-kata dari salah satu lagu favorit saya, karena ada kata-kata itu dalam lagu pertemuan, saya ingin hidup seribu tahun lagi, karena saya ingin melihat Indonesia jaya, rakyat Indonesia makmur, Indonesia dihormati, dibanggakan oleh bangsa-bangsa lain," kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung keyakinannya terhadap generasi muda. Ia mengaku baru saja mengunjungi SMA N 1 Cilacap dan melihat semangat para pelajar yang dinilainya mencerminkan masa depan cerah bangsa.
"Saya tadi dari SMA di Cilacap, saya lihat anak-anak SMA-nya cerah. Masa depan kita bagus. Kita kompak, kita bersatu. Jangan lihat latar belakang, jangan lihat suku, jangan lihat kelompok etnis," ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama.
"Perbedaan adalah baik. Perbedaan adalah kekayaan. Perbedaan jangan kita biarkan menjadi sekat-sekat," tegasnya.
Selain itu, Prabowo juga menyoroti pentingnya pemberantasan korupsi dan pengelolaan anggaran negara untuk kesejahteraan rakyat. Ia menekankan bahwa dana yang berhasil diselamatkan dari praktik korupsi harus dikembalikan kepada masyarakat.
"Yang kita hemat dari korupsi, uang yang tadinya pasti dikorupsi, kita tahan, kita re-amputasi, kita gelontorkan ke rakyat. Salahnya apa?" ucapnya.
Ia pun menegaskan komitmennya untuk selalu berada di pihak rakyat Indonesia.
"Saya merasa saya berada di jalan yang benar, kita berada di jalan yang benar, kita berada di pihak rakyat Indonesia. Siapa yang tidak di pihak rakyat, silakan. Saya terus, saya selalu akan berada di pihak bangsa dan rakyat Indonesia," lanjutnya.
Lebih jauh, Prabowo mengajak kalangan intelektual, teknokrat, hingga ilmuwan untuk berperan aktif membangun bangsa dengan integritas.
"Sekarang saatnya para teknokrat, sekarang saatnya para ilmuwan, sekarang saatnya para insinyur, para profesor, jadi profesor merah putih, jadi profesor pembela rakyat, jadi insinyur untuk bangsa dan rakyat," katanya.
Ia mengingatkan agar ilmu dan kepandaian tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau merugikan negara.
"Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menipu rakyat dan bangsa. Jangan kepandaianmu kau pakai untuk menutupi korupsi dan perampokan. Jangan kepandaianmu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain," tegas Prabowo.
Menurutnya, setiap individu memiliki pilihan untuk berpihak, apakah membela rakyat atau kepentingan lain di luar bangsa.
"Tiap manusia boleh pilih. Pilih bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain," pungkasnya.
Yang di LN nggak balik-balik yang ampas doang
Justru kayak pak Kaharuddin Djenot balik lagi
tabraklari81223 memberi reputasi
1
213
Kutip
13
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan