Peristiwa | 29 April 2026, 14:49 WIB
Prabowo Targetkan Swasembada Energi Tahun 2029 Kita Negara Kaya Banyak yang Mengincar

Presiden Prabowo Subianto menyimak penjelasan petugas saat meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berbasis Lingkungan dan Edukasi (TPST BLE) Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). (Sumber: BPMI Setpres via Antara)
CILACAP, KOMPAS.TV - Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia swasembada energi selambatnya pada akhir 2029. Prabowo mengaku optimistis denga swasembada energi karena meyakini Indonesia memiliki sumber daya melimpah.
Saat berkunjung ke SMAN 1 Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), Prabowo menyatakan Indonesia harus mandiri BBM. Kemandirian produksi disebutnya harus dilakukan dengan berani.
"Swasembada energi target kita akhir 2029 paling lambat. Kalau bisa lebih dulu, ya, kita akan bekerja cepat," kata Prabowo dilaporkan tim liputan KompasTV.
Prabowo menambahkan, terwujudnya kemandirian energi akan tergantung pada keberanian jajarannya. Menurut dia, diperlukan pengelolaan yang tepat untuk memaksimalkan sumber daya di Indonesia.
Sang presiden juga menyebut Indonesia kini menjadi "incaran" banyak pihak karena memiliki sumber daya melimpah.
"Kita optimis Yang Maha Kuasa telah memberi karunia kita sumber-sumber yang luar biasa tinggal kita pandai mengelola atau tidak," kata Prabowo.
"Kita berani atau tidak. Biasa kalau namanya negara yang kaya pasti jadi incaran banyak pihak."
Dalam kunjungan ke Kabupaten Cilacap, Rabu (29/4), Prabowo meresmikan groundbreaking 13 proyek hilirisasi dengan nilai investasi sekitar Rp116 triliun.
Prabowo menyatakan proyek ini terbagi ke dalam tiga sektor strategis, yakni energi, mineral, dan pertanian.
Prabowo menyatakan pemerintahannya akan memperluas program hilirisasi secara bertahap. Hilirisasi disebutnya penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
“Hilirisasi adalah jalan menuju kebangkitan bangsa Indonesia yang kita lakukan di banyak bidang," kata Prabowo.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim
Editor : Desy-Afrianti