- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Krisis di Depan Mata, Kas Negara Disebut Hanya Bertahan untuk 2 Pekan
TS
mabdulkarim
Krisis di Depan Mata, Kas Negara Disebut Hanya Bertahan untuk 2 Pekan

Redaksi
25 April 2026
Purbaya Yudhi Sadewa
KabarAktual.id – Beredari rumors kas negara di ambang bangkrut dan hanya cukup membiayai belanja pemerintah selama dua pekan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung membantah keras.
Purbaya menegaskan kabar tersebut menyesatkan karena didasarkan pada perhitungan yang tidak utuh terhadap posisi keuangan pemerintah. “Itu ada yang bilang lagi, saya cuma punya dua minggu. Enggak! SAL saya masih Rp400-an triliun, enggak terganggu,” kata Purbaya dalam media briefing di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Sebelumnya beredar narasi bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun. Namun, menurut Purbaya, angka itu muncul karena hanya melihat sebagian komponen Saldo Anggaran Lebih (SAL), bukan keseluruhan cadangan kas pemerintah.
Ia menegaskan posisi SAL pemerintah masih berada di kisaran Rp400 triliun. Sebagian dana negara, kata dia, memang ditempatkan di perbankan. Namun langkah itu bukan berarti uang negara berkurang atau tidak tersedia.
Menurut dia, sekitar Rp300 triliun dipindahkan dari rekening pemerintah di Bank Indonesia ke perbankan sebagai bagian dari strategi pengelolaan kas. Dana tersebut ditempatkan dalam skema deposito on call, sehingga tetap bisa ditarik kapan saja saat dibutuhkan.
“Jadi enggak akurat yang bilang uang pemerintah sisa Rp120 triliun. Kita maintain cash management dengan baik. Rp300 triliun di perbankan itu biar menambah likuiditas aja,” ujarnya.
Publik jangan terpancing
Purbaya memastikan kondisi kas negara tetap aman dan belanja pemerintah masih terkendali.Ia juga menegaskan dana SAL hingga kini belum digunakan sama sekali.
Menkeu meminta semua pihak tidak perlu takut dengan APBN pemerintah. Masih cukup dan SAL tersebut bahkan belum tersentuh sama sekali. “Jadi ini seperti uang naruh di deposito saja,” katanya.
Pernyataan itu sekaligus menepis spekulasi bahwa keuangan negara sedang dalam kondisi kritis. Pemerintah memastikan APBN tetap berjalan normal dan cadangan kas masih tersedia dalam jumlah besar.[]
Berita Terkait
https://kabaraktual.id/2026/04/25/kr...untuk-2-pekan/
Tempo menyebarkan kabar soal kebangkrutan Indonesia.
https://www.tempo.co/kolom/indikator...-mahal-2131712
warganet Twitter khawatir kurs rupiah makin anjlok dan mengenang krisis 1998 termasuk momentum menjatuhkan Presiden
tapi isu-isu kayak gini terus ada dari 2008, 2015 (pas awal Presiden Jokowi naik dan kurs dolar naik cepat), dan sebagainya.
kalua saya rasa masih terkendali secara 1998 terlalu cepat kurs jatuh, hutang luar negeri swasta jatuh tempo, dan kondisi moneter hancur.
jpnnberita dan 5 lainnya memberi reputasi
6
410
11
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan