Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
ESDM Minta BBM Bobibos Diuji Teknis Lemigas, Belum Sesuai Standar
Bloomberg Technoz, Jakarta – Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT Inti Sinergi Formula atau Bobibos untuk segera menjalani uji teknis di Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) guna memastikan kelayakan produk sebelum dipasarkan ke masyarakat.

Langkah ini diambil menyusul hasil identifikasi awal yang menunjukkan spesifikasi produk bahan bakar tersebut belum memenuhi sejumlah parameter standar, baik sebagai bahan bakar nabati (BBN) maupun bahan bakar minyak (BBM).

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Noor Arifin Muhammad mengatakan pengujian menjadi tahapan krusial untuk menentukan klasifikasi produk sekaligus menjamin aspek keamanan dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal pada 14 April lalu, untuk mematangkan rencana pengujian laboratorium serta memastikan standardisasi dan klasifikasi produk sebelum dipasarkan atau digunakan secara luas," Noor Arifin dalam siaran pers, Sabtu (25/4/2026).

Noor Arifin menambahkan tahapan pengujian awal yang dilakukan oleh Lemigas dimulai dari pengambilan sampel sesuai standar internasional ASTM D4057 pada tangki penyimpanan (storage tank). Proses ini menjadi dasar untuk mengevaluasi kesesuaian spesifikasi produk terhadap standar nasional.

Dalam pertemuan lanjutan yang digelar di Kantor Ditjen Migas, Gedung Ibnu Soetowo, pihak PT Inti Sinergi Formula menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi dengan Lemigas guna memenuhi seluruh kebutuhan pengujian.

Pemerintah menyatakan terbuka terhadap inovasi bahan bakar alternatif sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Namun, setiap produk tetap harus melalui proses pengujian ketat sebelum dapat digunakan secara luas.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keamanan bagi konsumen, termasuk mencegah potensi risiko seperti kerusakan mesin serta memberikan kepastian hukum terhadap kualitas produk.

“Hal ini demi melindungi masyarakat dari resiko kerusakan mesin, serta memberikan kepastian hukum sebagai dasar pengaduan produk jika tidak sesuai dengan standar yang dijanjikan,” jelas dia.

Sekadar catatan, kemunculan BBM Bobibos sempat membuat heboh lini masa media sosial pada November tahun lalu. Bahan bakar nabati jenis bensin dan solar tersebut diklaim menggunakan bahan baku tanaman jerami.

Bobibos sendiri merupakan singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos. Produk tersebut hadir dalam dua jenis, warna putih untuk mesin bensin dan warna merah untuk mesin solar atau diesel.

Founder Bobibos M. Ikhlas mengklaim perusahaannya mampu mengolah jerami menjadi BBM, baik jenis bensin dan solar. Dia mengatakan jerami dari 1 hektare (ha) sawah bisa menghasilkan 3.000 liter BBM Bobibos.

Ikhlas mengklaim jerami tersebut dapat diubah menjadi BBM nabati dengan nilai oktan atau research octane number (RON) setara 98 serta memiliki emisi yang rendah.

https://www.bloombergtechnoz.com/det...esuai-standar/


Yok dicoba bensinnya..

ikurniawan75Avatar border
saya.palsuAvatar border
teguhjepang9932Avatar border
teguhjepang9932 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
1.2K
8
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan