Kaskus

Sports

ONEchampionshipidAvatar border
TS
ONEchampionshipid
Jonathan Haggerty Bertekad Bungkam Yuki Yoza di ONE SAMURAI 1
Jonathan Haggerty Bertekad Bungkam Yuki Yoza di ONE SAMURAI 1
Jonathan Haggerty Bertekad Bungkam Yuki Yoza di ONE SAMURAI 1
Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing Jonathan “The General” Haggerty datang dengan satu misi: mempertahankan sabuk, membuat pernyataan, dan melakukannya dengan versi terbaik dirinya.
Petarung asal Inggris itu akan menjalani pertahanan gelar keduanya melawan mantan juara K-1, Yuki Yoza, di ONE SAMURAI 1 yang disiarkan langsung lewat pay-per-view dari Ariake Arena, Tokyo, pada Rabu, 29 April.

Ini bukan pertama kalinya Haggerty dijadwalkan berlaga demi sabuk emas di Jepang.
Ia sempat dijadwalkan menghadapi Nabil Anane di lokasi yang sama pada ONE 173, November lalu. Namun cedera robek pada rotator cuff memaksanya mundur hanya beberapa pekan sebelum laga.
Kabar tersebut menjadi pukulan berat bagi bintang berusia 29 tahun tersebut.
“Saya sangat terpukul. Saya sempat bilang ke pelatih saya, Christian, ‘Kita masih bisa jalan terus.’ Tapi kami harus mengikuti saran dokter, fokus pemulihan, dan bersiap untuk kesempatan berikutnya.
“Saya benar-benar kecewa. Tapi saya juga berpikir, mungkin ada tujuan yang lebih besar di balik ini.”
Lima bulan berselang, kondisi bahunya sudah pulih sepenuhnya.
Kamp latihan di Knowlesy Academy dan Team Underground kini berjalan tanpa hambatan. Ia bahkan sudah merasa sudah pulih sepenuhnya. Persiapannya selaras dengan ambisinya, dan bagi Haggerty, kombinasi itu sangat berbahaya.
Ia menjabarkannya pada onefc.com:
“Semuanya berjalan sangat baik. Tidak ada yang terburu-buru di masa pemusatan latihan ini. Kami memastikan semua aspek siap agar tidak mengulang kesalahan yang sama. Semua latihan dijalani dengan maksimal.
“Saya mengasah apa yang sudah menjadi keunggulan saya dengan lebih efektif – presisi, kekuatan, pergerakan, serta kemampuan membaca dan membalas serangan. Tidak ada yang diserahkan pada kebetulan. Saya hanya ingin menampilkan versi terbaik saya. Saya lapar untuk bertarung.”
Rasa lapar itu punya target yang jelas.
Pada pertahanan gelar pertamanya, Haggerty tampil dominan saat mengalahkan Wei Rui di ONE 171: Qatar pada Februari 2025 demi mengingatkan seluruh petarung yang ada di divisinya mengapa ia berada di puncak.
Kini, ia menghadapi tantangan baru.
Yoza datang dengan rekor 22-2, catatan sempurna 3-0 di ONE, serta 13 kemenangan beruntun. Namun, sang penantang juga tak henti melontarkan pernyataan pedas serta melemparkan tantangan padanya sejak bergabung pada April 2025.
Haggerty mendengar semuanya dan siap menjawab di dalam ring:
“Ketika saya melawan Felipe Lobo dan Fabricio Andrade, mereka juga banyak bicara. Hal itu justru membakar semangat saya, dan akhirnya mereka yang merasakan akibatnya di malam pertarungan.
“Saya rasa sama dengan Yoza. Saya sudah baca semua yang dia katakan. Sekarang tugas saya adalah membungkamnya.”

0
17
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan