- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Perry Warjiyo: Ekonomi diproyeksikan tumbuh hingga 5,7% pada 2026
TS
aleksandronesta
Perry Warjiyo: Ekonomi diproyeksikan tumbuh hingga 5,7% pada 2026
Quote:
Perry Warjiyo: Ekonomi diproyeksikan tumbuh hingga 5,7% pada 2026
Dhika Priambodo, Zetta Hannany
22 April 2026 pukul 21.04
Saluran WhatsApp

BI proyeksikan ekonomi Indonesia 2026 tumbuh 4,9–5,7%, ditopang konsumsi domestik kuat.
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada di kisaran 4,9 hingga 5,7%.
Ia menegaskan bahwa Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan, meliputi moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, yang disinergikan dengan kebijakan pemerintah guna menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026 yang digelar secara virtual di Jakarta, Rabu (22/4), Perry menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi perlu terus didorong di tengah kondisi dan prospek global yang memburuk.
Sejumlah indikator terbaru menunjukkan ekonomi pada triwulan I-2026 mengalami peningkatan, terutama karena kuatnya permintaan domestik.
Konsumsi rumah tangga tumbuh didukung oleh meningkatnya kepercayaan pelaku ekonomi, pendapatan yang tetap terjaga, serta lonjakan permintaan selama perayaan Idulfitri 1447 H.
Belanja pemerintah juga meningkat, seiring penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR), kenaikan belanja sosial, serta berbagai insentif termasuk transfer ke daerah.
Sementara itu, investasi, khususnya di sektor bangunan, tetap kuat, didorong oleh percepatan berbagai program prioritas pemerintah.
Ke depan, kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dinilai perlu terus diperkuat di tengah melemahnya prospek ekonomi global.
Berbagai langkah kebijakan diarahkan untuk mengurangi dampak perlambatan ekonomi dunia sekaligus mendorong sumber pertumbuhan dari permintaan domestik.
Perry menambahkan bahwa program-program prioritas pemerintah tetap difokuskan pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan permintaan dalam negeri, serta penguatan ketahanan fiskal.
Di sisi lain, Perry menjelaskan bahwa BI mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode April 2026.
Keputusan ini memperpanjang posisi suku bunga yang sama selama tujuh bulan berturut-turut sejak September 2025. (DK)
Kenapa Indonesia diisi oleh orang-orang yang pesimistis
Minimal 12,75% lah
ikurniawan75 memberi reputasi
1
44
Kutip
0
Balasan
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan