- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
OPEN SOCIETY FOUNDATION: Yayasan Milik George Soros
TS
inal74
OPEN SOCIETY FOUNDATION: Yayasan Milik George Soros

Mayoritas penduduk Indonesia, ketika mendengar kata “Yayasan”, pasti pemahamannya langsung kepada suatu organisasi atau lembaga yang sifatnya sosial, tidak mencari untung atau profit alias nirlaba, dan tidak bermain politik. Hal ini wajar karena di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan pasal 1 poin 1 dinyatakan: Yayasan adalah badan hukum yang terdiri atas kekayaan yang dipisahkan dan diperuntukkan untuk mencapai tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Namun pemahaman yayasan versi Indonesia ini akan menjadi menarik ketika dihadapkan pada yayasan yang berasal dari luar negeri, salah satunya adalah Yayasan Open Society atau Open Society Foundation(OSF).
Nama pendiri OSF ini adalah George Soros. Saat ini dia adalah salah seorang manusia terkaya di planet bumi. Di masa mudanya, pekerjaan George Soros dalam mengisi pundi-pundi uangnya adalah sebagai pialang mata uang asing (foreign exchange trader/forex trader) pada sebuah perusahaan hedge fund (pengelolaan dana investasi lindung nilai) yang dia bangun sendiri bernama Quantum Fund. Prestasi mengerikan pertama yang dicapai oleh pria berdarah Yahudi-Hongaria bersama Quantum Fund-nya adalah di tahun 1992, ketika menjual Poundsterling ke bursa dengan nilai setara US$6 miliar, lalu membeli Deutsche Mark dari bursa dengan nilai setara US$7 miliar. Kemudian George Soros pun meminjam uang dari Bank of England sebesar 5 miliar Poundstering untuk kemudian dikonversikan dengan Deutsche Mark dengan nilai tukar 1 Poundsterling sama dengan 2,79 Deutsche Mark. Akibatnya, Bank of England (bank sentralnya Inggris) lumpuh, dan Inggris mengalami krisis moneter yang dikenal dengan istilah Black Wednesday. Di tahun 1997, George Soros dan Quantum Fund melakukan trading serupa terhadap Baht Thailand yang mengakibatkan krisis moneter di Thailand.
Setelah berhasil mlakukan aksi ambil untung yang luar biasa di Inggris pada tahun 1992, George Soros kemudian membentuk Open Society Institute di Amerika Serikat pada tahun 1993 untuk menyalurkan semangat filantropisnya. Pada tahun 2010, Open Society Institute diubah namanya menjadi Open Society Foundation (OSF). Lalu di tahun 2017, George Soros mentransfer uang sebesar 17 juta dollar AS ke rekening OSF. Sejak itulah OSF tumbuh pesat menjadi sebuah yayasan dengan daya jelajah mendunia. Sekarang, aset OSF mencapai 25 milyar dollar AS dan beroperasi di lebih dari 120 negara di dunia. Saat ini, susunan kepengurusan inti dari OSF adalah sebagai berikut:
Nama pendiri OSF ini adalah George Soros. Saat ini dia adalah salah seorang manusia terkaya di planet bumi. Di masa mudanya, pekerjaan George Soros dalam mengisi pundi-pundi uangnya adalah sebagai pialang mata uang asing (foreign exchange trader/forex trader) pada sebuah perusahaan hedge fund (pengelolaan dana investasi lindung nilai) yang dia bangun sendiri bernama Quantum Fund. Prestasi mengerikan pertama yang dicapai oleh pria berdarah Yahudi-Hongaria bersama Quantum Fund-nya adalah di tahun 1992, ketika menjual Poundsterling ke bursa dengan nilai setara US$6 miliar, lalu membeli Deutsche Mark dari bursa dengan nilai setara US$7 miliar. Kemudian George Soros pun meminjam uang dari Bank of England sebesar 5 miliar Poundstering untuk kemudian dikonversikan dengan Deutsche Mark dengan nilai tukar 1 Poundsterling sama dengan 2,79 Deutsche Mark. Akibatnya, Bank of England (bank sentralnya Inggris) lumpuh, dan Inggris mengalami krisis moneter yang dikenal dengan istilah Black Wednesday. Di tahun 1997, George Soros dan Quantum Fund melakukan trading serupa terhadap Baht Thailand yang mengakibatkan krisis moneter di Thailand.
Setelah berhasil mlakukan aksi ambil untung yang luar biasa di Inggris pada tahun 1992, George Soros kemudian membentuk Open Society Institute di Amerika Serikat pada tahun 1993 untuk menyalurkan semangat filantropisnya. Pada tahun 2010, Open Society Institute diubah namanya menjadi Open Society Foundation (OSF). Lalu di tahun 2017, George Soros mentransfer uang sebesar 17 juta dollar AS ke rekening OSF. Sejak itulah OSF tumbuh pesat menjadi sebuah yayasan dengan daya jelajah mendunia. Sekarang, aset OSF mencapai 25 milyar dollar AS dan beroperasi di lebih dari 120 negara di dunia. Saat ini, susunan kepengurusan inti dari OSF adalah sebagai berikut:
Spoiler for Kepengurusan Inti OSF:
Di dalam aktivitas lapangannya, OSF ternyata tidak hanya bergerak di bidang sosial, pemberdayaan, kebebasan pers, advokasi HAM, dan aksi kemanusiaan lainnya, tapi juga di bidang politik seperti reformasi, demokrasi, transparansi pemerintahan, dan pergantian kekuasaan. Bahkan di luar Indonesia, OSF sering memberikan bantuan hibah keuangan kepada partai politik di sebuah negara.

George Soros (kanan) bersama mantan Presiden AS ke-42 Bill Clinton
(Sumber Foto: Koleksi Pribadi)
Hal ini sesuai dengan apa yang pernah dikatakan langsung oleh Ketua OSF Alex Soros dalam wawancara eksklusif di Wall Street Journal tahun 2023: "As much as I would love to get money out of politics, as long as the other side is doing it, we will have to do it, too". Lantas, bagaimana kiprah OSF di Indonesia?

Alex Soros (berkacamata) bersama Perdana Menteri Albania Edi Rama
(Sumber foto: https://www.balkanweb.com/wp-content...1-648x450.jpg)
Berdasarkan data dari situs resmi Open Society Foundation(OSF), diketahui bahwa dari tahun 2017 hingga 2024 OSF telah banyak memberikan bantuan hibah keuangan kepada berbagai yayasan. atau organisasi di Indonesia.





Ada fakta menarik bila melihat beberapa nama lembaga penerima bantuan dan tahun penerimaannya. KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan) pernah menerima bantuan di tahun 2017 sebanyak dua kali dengan nominal yang berbeda, Kurawal Foundation pernah menerima bantuan di tahun 2022 sebanyak dua kali dengan nominal yang berbeda, Yayasan CELIOS (Center of Economic and Law Studies) Pencerah Bangsa pernah menerima bantuan di tahun 2023 sebanyak dua kali dengan nominal yang berbeda. Ini artinya, OSF adalah sebuah yayasan pemberi bantuan milik pribadi level internasional yang sangat fleksibel. Berbeda dengan aturan main di dalam negeri Indonesia. Di Indonesia, sebuah yayasan atau organisasi tidak mungkin menerima bantuan hibah sebanyak 2 kali dalam setahun dari lembaga pemberi bantuan dalam negeri yang sama. Satu fakta menarik lainnya adalah PT Info Media Digital. Anak usaha Tempo Media Group ini mendapatkan bantuan hibah dari OSF di tahun 2020 untuk kebutuhan platform Tempo Witness(platform jurnalisme warga yang dikembangkan oleh Tempo Media Group dalam rangka memberdayakan masyarakat agar bisa melaporkan peristiwa di sekitarnya). Dengan begitu bisa diketahui bahwa setidaknya dalam 8 tahun terakhir, di Indonesia terdapat 11 badan hukum yang pernah mendapatkan bantuan keuangan dari yayasan pribadi milik George Soros.
Setelah mengetahui gambaran fakta menarik seperti ini, setidaknya bisa diyakini bahwa OSF sekarang telah memiliki 11 mitra kerja yang bisa memberikan data dan informasi terkini tentang perkembangan Indonesia di bidang sosial, politik, hukum, keuangan, dan pemerintahan. Mungkin yang agak ngeri adalah jika OSF mengirimkan juga secara berkala salinan data dan informasi tersebut kepada “pasukan” George Soros yang ada di Quantum Fund(sekarang namanya diubah menjadi Quantum Group of Funds). Di tangan Quantum Group of Funds, data dan informasi dari OSF tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu sumber data untuk analisa fundamental tentang kondisi pergerakan mata uang asing dan saham di BEI (Bursa Efek Indonesia). Jangan sampai ada seorang pun pegawai di Quantum Group of Funds yang bertanya begini kepada George Soros: “Apakah Rupiah Indonesia komoditi yang tepat untuk kita trading-kan seperti trading Poundsterling Inggris di tahun 1992 dan trading Baht Thailand di tahun 1997?” Jadi, mendapatkan bantuan hibah keuangan dari OSF itu sah-sah saja, tapi para penerima hibah tersebut pun harus menyadari bahwa OSF adalah sebuah yayasan yang memiliki agenda politik.
Referensi:
Diubah oleh inal74 23-04-2026 13:54
HabibMuso dan vanyilits memberi reputasi
2
130
7
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan