- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Bukan Sekadar Gengsi, Ini Alasan Indonesia Incar OECD
TS
sansnomics
Bukan Sekadar Gengsi, Ini Alasan Indonesia Incar OECD

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: ekon.go.id)
Gan, Indonesia lagi punya target gede: 👉 jadi negara maju di 2045.
Gan, Indonesia lagi punya target gede: 👉 jadi negara maju di 2045.
Nah, salah satu jalannya apa? Gabung ke OECD—klubnya negara-negara maju.
Menurut Menko Airlangga, ini bukan sekadar gengsi… tapi strategi biar Indonesia naik kelas. Kenapa penting? Karena kalau kita ikut standar OECD, kebijakan dan aturan kita bakal lebih rapi, lebih kredibel, dan otomatis bikin investor makin percaya.
Efeknya?
👉 investasi masuk
👉 perdagangan makin luas
👉 teknologi makin kebuka
Tapi di sisi lain, dunia lagi gak santai gan… energi naik, rantai pasok keganggu, pangan juga ikut kena.
Makanya pemerintah gak tinggal diam. Di sektor energi misalnya, Indonesia mulai cari banyak sumber alternatif, plus dorong biofuel biar gak terlalu bergantung impor.
Di sektor pangan juga sama— produksi pupuk ditingkatin, harga dijaga. Bahkan sekarang, beberapa komoditas pupuk kita udah surplus dan mulai bisa ekspor 😏
Ke depan, targetnya jelas: ekonomi harus tumbuh lebih tinggi biar 2045 bisa jadi negara maju.
Caranya?
👉 andelin konsumsi dalam negeri
👉 ningkatin kualitas SDM
👉 gas di sektor masa depan kayak digital & semikonduktor
Menurut Airlangga, masuk OECD ini ibarat “jalan tol” buat reformasi— biar ekonomi, pemerintahan, sampai sosial makin rapi dan kuat. Sekarang prosesnya juga udah masuk tahap teknis, artinya makin serius.
Tapi PR-nya juga gak kecil… butuh kerja bareng antara pemerintah dan sektor swasta.
Intinya gini gan:
Indonesia lagi nyiapin diri buat naik level ke liga negara maju. Tinggal sekarang…
menurut lo, kita udah siap belum masuk “klub elit” dunia? 😏🔥
Sumber
0
39
2
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan