Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah
Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah mencatatkan kinerja yang buruk pada pekan ini. Dalam penutupan perdagangan, rupiah merosot 0,32% ke level terendah baru dan tercatat menjadi yang terlemah sepanjang masa.

Pada perdagangan Jumat (17/4/2026), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di Rp17.190/US$. Pelemahan ini menegaskan kembali kerentanan rupiah yang tertekan akibat memburuknya persepsi risiko di tengah ketidakpastian global saat ini.


Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah

Rupiah melemah mencapai titik terendah baru di level Rp17.193/US$ pada Jumat (17/4/2026). (Bloomberg)



Rupiah tidak melemah sendiri. Sore ini hampir semua mata uang Asia berbalik arah dan melemah di zona merah. Baht Thailand tergerus paling dalam 0,45%, disusul rupiah 0,33%, won Korea Selatan 0,24%, dan peso Filipina 0,14% serta yen Jepang 0,12%.

Hanya rupee India yang bisa mempertahankan posisi rebound dengan penguatan 0,41% lantaran bank sentral India menahan perusahaan kilang minyak agar tidak membeli valuta asing di pasar spot, melainkan melalui fasilitas kredit khusus.


Rupiah Sentuh Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah

Pergerakan mata uang di pasar Asia berbalik arah pada hari terakhir perdagangan pekan ini (17/4/2026). (Bloomberg)


Harga minyak mentah jenis Brent masih dibanderol US$98,51 per barel. Namun, indeks dolar AS sedikit menguat 0,02% meski masih di level 98,23. Ketidakpastian akan gencatan senjata menyebabkan pasar negara berkembang tertekan.


Meski pelemahan rupiah sejalan dengan tren di Asia, namun rupiah mendapat tekanan ganda.

Dari sisi eksternal, perang yang masih belum terang kapan berakhirnya, membuat Indonesia menjadi negara paling rentan mengalami penurunan peringkat (rating) di Asia tenggara jika perang terjadi secara berkepanjangan.

Sejumlah pemimpin negara Arab di Teluk dan Eropa melihat bahwa kesepakatan damai antara AS dan Iran membutuhkan waktu, setidaknya enam bulan.

Atas dasar itu, mereka mendesak kedua pihak untuk memperpanjang gencatan senjata selama periode negosiasi tersebut. Di tengah ketidakpastian yang menyebabkan terganggunya pasokan energi, posisi Indonesia jadi kian rentan.

Sementara, dari pasar domestik industri tenaga kerja di sektor manufaktur terancam mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), akibat perang yang berlangsung lama dan telah menyebabkan kenaikan harga bahan baku.

Menurut informasi dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), pekerja di sektor industri padat karya seperti tekstil dan perusahaan suku cadang otomotif, terancam terkena PHK. KSPI mengatakan setidaknya ada 10 perusahaan yang dikabarkan akan melakukan PHK dan 9.000 pekerja berpotensi terkena dampaknya.

Di sisi lain, tekanan inflasi akibat lonjakan harga energi juga bisa memicu kenaikan suku bunga di pasar. Hal ini kemudian berdampak pada tingginya biaya pinjaman pemerintah dan semakin menambah beban fiskal.

Setiap kenaikan harga minyak sebesar US$1 per barel berpotensi menambah defisit anggaran sekitar Rp6,8 triliun.

Untuk keluar dari lingkaran tekanan eksternal yang menyebabkan kerentanan ini, setidaknya Indonesia perlu memperkuat basis pendapatan negara. Sebab, setiap lonjakan harga minyak dunia dapat terus menggerus ruang fiskal.


https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/106447/rupiah-sentuh-rekor-terlemah-sepanjang-sejarah/


Rekor demi rekor tercipta...

BI sudahi saja aksi jual devisanya.


Cukup dikontrol supaya naiknya pelan2 dan bertahap.

Bulan depan 17,500

Mei 18,000

November 20,000


Sebulan naik 500 lah kira2.


saya.palsuAvatar border
waloniAvatar border
aldonisticAvatar border
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
3
320
34
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan