Amien Rais Nilai Tak Perlu Mengharap Perubahan Positif Pemerintahan Prabowo Subianto
Amien Rais menilai tidak perlu mengharapkan perubahan positif bangsa Indonesia, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
16 April 2026 08:20
Amien Rais menilai tidak perlu mengharapkan perubahan positif bangsa Indonesia, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. (Foto: ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet/am)
GenPI.co - Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menilai tidak perlu mengharapkan perubahan positif bangsa Indonesia, di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Amien Rais menduga Prabowo Subianto melakukan power sharing dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
“Belum ada terobosan program-program Pak Prabowo, sampai sekarang,” katanya dikutip dari Youtube pribadinya, Kamis (17/4).
Mantan ketua MPR itu juga menyebut penyusunan Kabinet Merah Putih, kemungkinan besar melalui perundingan Prabowo Subianto dengan Jokowi.
“Susunan Kabinet Merah Putih itu, demikian gembrot. Separuh merupakan tanamannya (orang-orang) Mas Jokowi, dan separuhnya tanaman Mas Bowo,” ujarnya.
Amien Rais menyampaikan kuatnya pengaruh kepada Prabowo Subianto itu, membuat orang-orang Jokowi tidak direshuffle.
Dia mengungkapkan sejumlah orang Jokowi itu, yakni Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
“Kapolri yang sudah kedaluwarsa, Panglima TNI, dan para menteri yang dipasang Mas Kowi (Jokowi), tidak mungkin terkena reshuffle,” tuturnya.
Amien Rais mengatakan Prabowo Subianto dalam pemerintahannya, terlihat menikmati berbagi kekuasaan dengan Jokowi.
“Jangan mengharapkan adanya perubahan positif untuk Bangsa Indonesia, yang dilakukan Mas Bowo (Prabowo),” ucapnya. (*)