- Beranda
- Komunitas
- Berita Terkini
Tuan Rumah Hajatan Tewas Dikeroyok Preman!
TS
beritaviral.24h
Tuan Rumah Hajatan Tewas Dikeroyok Preman!
Suasana bahagia dalam sebuah acara pernikahan di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Purwakarta berubah menjadi duka mendalam setelah tuan rumah hajatan bernama Dadang dilaporkan meninggal dunia akibat diduga menjadi korban penganiayaan brutal.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) di tengah berlangsungnya pesta pernikahan anak korban. Berdasarkan informasi yang beredar, insiden bermula saat sekelompok orang yang diduga merupakan preman kampung mendatangi lokasi acara dan meminta uang “jatah keamanan” kepada pihak tuan rumah.
Namun, permintaan tersebut diduga tidak dipenuhi oleh korban. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap Dadang di lokasi acara. Korban disebut mengalami serangan fisik menggunakan benda keras oleh beberapa orang hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Korban sempat dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong. Hingga Sabtu malam sekitar pukul 20.35 WIB, jenazah korban masih berada di RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk proses penanganan lebih lanjut.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa para pelaku diduga merupakan kelompok yang kerap meresahkan lingkungan dengan aksi meminta uang kepada warga saat ada kegiatan hajatan. Peristiwa ini kemudian memicu ketakutan dan trauma di tengah masyarakat yang hadir maupun menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta memburu para pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.
Kejadian ini menjadi sorotan publik karena mengubah momen kebahagiaan menjadi tragedi, sekaligus memunculkan kembali perhatian terhadap praktik pemalakan yang meresahkan di lingkungan masyarakat.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) di tengah berlangsungnya pesta pernikahan anak korban. Berdasarkan informasi yang beredar, insiden bermula saat sekelompok orang yang diduga merupakan preman kampung mendatangi lokasi acara dan meminta uang “jatah keamanan” kepada pihak tuan rumah.
Namun, permintaan tersebut diduga tidak dipenuhi oleh korban. Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi pengeroyokan terhadap Dadang di lokasi acara. Korban disebut mengalami serangan fisik menggunakan benda keras oleh beberapa orang hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Korban sempat dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong. Hingga Sabtu malam sekitar pukul 20.35 WIB, jenazah korban masih berada di RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk proses penanganan lebih lanjut.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa para pelaku diduga merupakan kelompok yang kerap meresahkan lingkungan dengan aksi meminta uang kepada warga saat ada kegiatan hajatan. Peristiwa ini kemudian memicu ketakutan dan trauma di tengah masyarakat yang hadir maupun menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Pihak berwenang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi lengkap serta memburu para pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut. Aparat juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.
Kejadian ini menjadi sorotan publik karena mengubah momen kebahagiaan menjadi tragedi, sekaligus memunculkan kembali perhatian terhadap praktik pemalakan yang meresahkan di lingkungan masyarakat.
yasyah81 dan nikmatulsiti319 memberi reputasi
2
655
3
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan