- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Bobibos Produksi Perdana di Timor Leste, Buka Peluang Kerjasama di Negara Lainnya
TS
aleksandronesta
Bobibos Produksi Perdana di Timor Leste, Buka Peluang Kerjasama di Negara Lainnya
Quote:
Bobibos Produksi Perdana di Timor Leste, Buka Peluang Kerjasama di Negara Lainnya
Oleh - Adi Fajar Nugraha
Editor - Redi Sukardi
12 Apr 2026 14:15 WIB
Bogor

Bahan Bakar Nabati Bobibos siap di produksi di Timor Leste. (Foto: Bobibos)
Dengarkan Berita
RRI.CO.ID, Bogor - Bahan bakar buatan anak bangsa, Bobibos, berencana melakukan produksi massal perdananya di Timor Leste. Bahan bakar untuk kendaraan berbasiskan nabati itu, terus dikembangkan karena dinilai memiliki potensi besar sebagai sumber energi alternatif untuk digunakan kendaraan bermotor.
Rencananya dalam waktu dekat Bobibos akan diproduksi di Timor Leste dalam waktu dekat ini, setelah beberapa kali melakukan diskusi, komunikasi, hingga riset untuk mengembangkan bahan bakar berasal dari jerami itu. Namun begitu muncul pertanyaan, mengapa bahan bakar buatan anak bangsa itu justru diproduksi perdana di negara lain bukan di dalam negeri?
Dewan Pembina Bobibos yang juga Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Mulyadi menjelaskan, bahwa selama ini pihaknya telah menjalin kerja sama dengan beberapa negara, termasuk Timor Leste. Melalui skema kerjasama yng dilakukan bersama perusahaan di Timor Leste, Bobibos segera hadir dan dikembangkan di Bumi Lorosae itu.
“Jadi, Bobibos bekerja sama dengan perusahaan Timor Leste yang direkomendasikan pemerintah. Kita membuat perusahaan bersama di Timor Leste, 51% perusahaan yang ditunjuk oleh pemerintah Timor Leste dan 49% Bobibos Indonesia,” kata Mulyadi, Sabtu 11 April 2026.
Komposisi kepemilikan itu, memposisikan mitra lokal Timor Leste sebagai pengendali mayoritas, sementara Bobibos berperan sebagai penyedia teknologi. Skema ini membuat implementasi proyek lebih mudah dengan dukungan penuh dari mitra lokal. Selain itu, pembagian peran dalam kerja sama juga menjadi pertimbangan penting.
Mulyadi memaparkan perusahaan Timor Leste akan menyiapkan sejumlah infrastruktur penunjang produksi bahan bakar Bobibos. Sementara Bobibos kata Mulyadi, akan fokus pada penyediaan teknologi inti dan mesin produksi.
“Lalu, konteks kerjasamanya secara proporsional. Mereka (perusahaan swasta) menyiapkan pabrik, menyiapkan gudang, alat-alat mesin non-produksi tapi alat-alat yang bersifat kepertanian, dan lahan sawah,” ujar Mulyadi.
Sementara itu Pemerintah Timor Leste pun memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Bobibos. Pemerintah setempat disebut segera menyiapkan pembangunan SPBU, dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan desain serta target produksi.
Mulyadi juga menjelaskan untuk tenaga kerja akan memakai pendekatan yang disesuaikan dengan pemilihan lokasi. Bobibos hanya menempatkan tenaga ahli sesuai kebutuhan, sementara tenaga operasional sepenuhnya berasal dari masyarakat setempat.
“Itu nanti tergantung desain produksi dan target produksi yang diminta oleh Timor Leste. Terkait tenaga kerja tentu dari pihak Bobibos Indonesia hanya kepada sesuai dengan ekspertisenya. Tapi kalau tenaga-tenaga kerja yang di level operasional seperti di SPBU dan seterusnya tentu masyarakat Timor Leste sendiri,” ungkap Mulyadi.
Skema kerjasama ini dilakukan murni kolaborasi antara Bobibos dengan perusahaan swasta yang telah direkomendasikan Pemerintah Timor Leste, sesuai kesepakatan pada 24 Desember 2025. Hal ini menunjukkan fleksibilitas model bisnis yang digunakan.
Skema kerjasama ini lanjut Mulyadi juga rencananya tidak hanya diterapkan di Timor Leste, namun akan digunakan di negara lainnya termasuk di Indonesia. Bobibos akan tetap berada di posisi porsi kepemilikan saham 49%, sementara 51%-nya akan dimiliki mitra lokal atau pemerintah yang bekerjasama dengan Bobibos.
“Kemudian skema untuk negara-negara lain bahkan untuk pemerintah daerah di Indonesia jika memungkinkan kita sama seperti itu. Jadi dari Bobibos hanya 49% dari negara lain atau provinsi yang ternyata akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat jika diizinkan. Pemerintah provinsi itu akan pegang 51% Bobibos jadi kami hanya mensupport terkait teknologi dan mesin khususnya saja,” jelas Mulyadi.
Diketahui Bahan Bakar Buatan Indonesia Bos! atau dikenal dengan Bobibos, merupakan bahan bakar alternatif berbahan jerami hasil karya anak bangsa dari wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor. Selain Timor Leste, Bobibos juga akan melakukan pendekatan kerjasama dengan negara lainnya, seperti Vietnam, Malaysia, hingga Norwegia.
Ke depan diharapkan bahan bakar ini juga bisa hadir di dalam negeri, sebagai sumber energi alternatif yang potensial, untuk dimanfaatkan masyarakat.
akhirnya jadi juga
0
79
Kutip
2
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan