- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
Setelah Pulang Kembali
TS
fleshing
Setelah Pulang Kembali
Dengan terbukanya pesan ini
Diharapkan padanya seseorang yang sadar, atau yang masih belum punya harapan dan tujuan , pun teringat akan tujuan yang sudah sangat berharga di dirinya dan jiwanya,
Saat terima kasih menjadi jalur penghubung baginya dalam kelurusan niatnya
Mari kita mulai dari bagian dimana sebuah pertanyaan dalam diri , atau sampai pada luarnya pun sama , tanpa kata privasi atau kerahasiaan , ibarat sebuah kaca dan seseorang yang sedang ada di dalamnya , kelurusannya akan menjadi penyebab sebuah tantangan yang mendatangkan sebuah pertanyaan lain, selain identifikasi atau penyebab terjadinya sebuah perlakuan ini , dengan keyakinan kita punya tujuan itu, sebab petunjuk pun , akan menjadikan soal kedua , layaknya dua kalimat yang biasa kita ucap dalam tasyahud , ini dua jalan yang selalu berdampingan setiap saat , dan berhubungan erat dalam sebuah takdir yang berlaku , dari situ kita belajar sabar karena ujian keimanan dan tasamuh (yaitu saling menunjukan pada kebaikan ), dan puncaknya kita menerima , apa yang telah digariskan , dalam kecenderungan manusia berbuat baik , ada hal yang perlu diingat bahwa keyakinan serta kesabaran ini, dalam tanda kutipnya , berhadapan langsung dalam kelurusan kita mengambil alih sebuah pencapaian diri ,dalam hal lain yang langsung berhubungan erat, yaitu bentuk syukur dan sekaligus sebuah keistiqamahannya , ini bisa menjadikan kita dalam keraguan yang nyatanya , memang sudah terdapat lah dua persoalan di dalam perlakuannya , dalam kasus yang terjadi , yaitu menyelesaikan sebuah permulaan dengan keyakinan yang tetap di tanggalkan , lalu bagaimana kita harus upayakan hal yang memang sudah tak dapatkan penyelesaiannya, atau kita terdapat dalam ragu , apa bentuk syukur dan keistiqamahan tidak akan ada padanya keraguan?, apa kita akan selalu memilih sabar akan pencapaian dan keyakinan , orang akan banyak berharap langkah demi langkah tanpa keraguan , yang dilakukannya dengan sedemikian sempurna , sehingga melupakan bahwa , yakin akan keraguan juga sebagai bentuk tawakkal , dalam iman .
Dan setelah kita tahu dan waktunya berhenti dalam keraguan itu , kita perlu perdalam kemampuan yang selain daripada yang telah kita buang , karena kalau kita merujuk pada keraguan atau ketidakjelasan tentang apakah sesuatu itu benar atau salah, baik atau buruk.
Dalam Islam, subhat dapat menjadi fitnah atau ujian bagi seseorang, karena dapat membuat orang menjadi ragu-ragu dan tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan.
Rasulullah SAW bersabda, "Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu." (HR. Tirmidzi)
Tanpanya kita tidak dapat kan sebuah trade off
Keputusan akhirnya juga akan berlaku bagi diri kita yang lemah ,
Namun perjuangan tetap menjadi penentuan nya

Diharapkan padanya seseorang yang sadar, atau yang masih belum punya harapan dan tujuan , pun teringat akan tujuan yang sudah sangat berharga di dirinya dan jiwanya,
Saat terima kasih menjadi jalur penghubung baginya dalam kelurusan niatnya
Mari kita mulai dari bagian dimana sebuah pertanyaan dalam diri , atau sampai pada luarnya pun sama , tanpa kata privasi atau kerahasiaan , ibarat sebuah kaca dan seseorang yang sedang ada di dalamnya , kelurusannya akan menjadi penyebab sebuah tantangan yang mendatangkan sebuah pertanyaan lain, selain identifikasi atau penyebab terjadinya sebuah perlakuan ini , dengan keyakinan kita punya tujuan itu, sebab petunjuk pun , akan menjadikan soal kedua , layaknya dua kalimat yang biasa kita ucap dalam tasyahud , ini dua jalan yang selalu berdampingan setiap saat , dan berhubungan erat dalam sebuah takdir yang berlaku , dari situ kita belajar sabar karena ujian keimanan dan tasamuh (yaitu saling menunjukan pada kebaikan ), dan puncaknya kita menerima , apa yang telah digariskan , dalam kecenderungan manusia berbuat baik , ada hal yang perlu diingat bahwa keyakinan serta kesabaran ini, dalam tanda kutipnya , berhadapan langsung dalam kelurusan kita mengambil alih sebuah pencapaian diri ,dalam hal lain yang langsung berhubungan erat, yaitu bentuk syukur dan sekaligus sebuah keistiqamahannya , ini bisa menjadikan kita dalam keraguan yang nyatanya , memang sudah terdapat lah dua persoalan di dalam perlakuannya , dalam kasus yang terjadi , yaitu menyelesaikan sebuah permulaan dengan keyakinan yang tetap di tanggalkan , lalu bagaimana kita harus upayakan hal yang memang sudah tak dapatkan penyelesaiannya, atau kita terdapat dalam ragu , apa bentuk syukur dan keistiqamahan tidak akan ada padanya keraguan?, apa kita akan selalu memilih sabar akan pencapaian dan keyakinan , orang akan banyak berharap langkah demi langkah tanpa keraguan , yang dilakukannya dengan sedemikian sempurna , sehingga melupakan bahwa , yakin akan keraguan juga sebagai bentuk tawakkal , dalam iman .
Dan setelah kita tahu dan waktunya berhenti dalam keraguan itu , kita perlu perdalam kemampuan yang selain daripada yang telah kita buang , karena kalau kita merujuk pada keraguan atau ketidakjelasan tentang apakah sesuatu itu benar atau salah, baik atau buruk.
Dalam Islam, subhat dapat menjadi fitnah atau ujian bagi seseorang, karena dapat membuat orang menjadi ragu-ragu dan tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan.
Rasulullah SAW bersabda, "Tinggalkanlah apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu." (HR. Tirmidzi)
Tanpanya kita tidak dapat kan sebuah trade off
Keputusan akhirnya juga akan berlaku bagi diri kita yang lemah ,
Namun perjuangan tetap menjadi penentuan nya

Diubah oleh fleshing 16-04-2026 04:51
0
243
3
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan