- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Kerja Sama RI–Rusia Diperkuat, Potensi Perdagangan Masih Terbuka
TS
sansnomics
Kerja Sama RI–Rusia Diperkuat, Potensi Perdagangan Masih Terbuka

Deputi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi (kiri). (Foto: ekon.go.id)
Gan, Indonesia sama Rusia baru aja ngadain pertemuan ke-7 soal kerja sama dagang, investasi, dan industri di April 2026.
Gan, Indonesia sama Rusia baru aja ngadain pertemuan ke-7 soal kerja sama dagang, investasi, dan industri di April 2026.
Di tengah kondisi ekonomi global yang lagi gak jelas arahnya, mereka malah makin serius buat kerja bareng.
Menurut Deputi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, sebenarnya potensi kerja sama RI–Rusia ini masih gede banget, tapi belum digarap maksimal. Terutama di sektor perdagangan, investasi, sama industri.
Apalagi tahun ini juga pas banget 76 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Jadi sekalian dimanfaatin buat ngegas kerja sama, termasuk dorong percepatan perjanjian dagang sama negara-negara Eurasia (I-EAEU FTA).
Kerja samanya juga gak main-main, gan.
Mulai dari perdagangan, industri, investasi, sampai ketahanan pangan dan ekonomi kreatif.
Dari pihak Rusia, mereka juga sepakat kalau hasil-hasil pertemuan sebelumnya harus langsung dieksekusi, gak cuma wacana. Termasuk soal perjanjian dagang tadi.
Mereka juga udah jalanin beberapa kerja sama, kayak sektor halal sama jalur logistik Surabaya–Vladivostok.
Nah, dari data yang ada, nilai perdagangan RI–Rusia udah hampir USD5 miliar di 2025. Lumayan gede, tapi katanya masih bisa naik lagi kalau dikelola serius.
Peluangnya juga luas banget, gan. Dari pertanian, industri halal, teknologi, infrastruktur, sampai tambang.
Intinya sih:
Kerja sama RI–Rusia ini bukan kecil, peluangnya masih gede banget…
tinggal mau digas beneran atau cuma jalan di tempat 😏
Sumber
0
32
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan