- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Buntut Video Viral Bayi, RSHS Bandung SP1 Perawat dan Lapor Kemenkes
TS
mabdulkarim
Buntut Video Viral Bayi, RSHS Bandung SP1 Perawat dan Lapor Kemenkes

Sabtu, 11 April 2026 | 19:18 WIB
A
HK
Penulis: Aep | Editor: HYK
Gedung RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang kini tengah melakukan evaluasi internal dan penonaktifan perawat akibat insiden pelayanan bayi yang viral di media sosial.
Gedung RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang kini tengah melakukan evaluasi internal dan penonaktifan perawat akibat insiden pelayanan bayi yang viral di media sosial. (Beritasatu.com/Aep Sopandi)
Bandung, Beritasatu.com - Manajemen Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengambil langkah tegas buntut viralnya video keluhan pasien bayi dari Ibu Nina Saleha. Pihak rumah sakit resmi menonaktifkan perawat yang bersangkutan.
Direktur Utama RSHS Bandung, dr. Rachim Dinata Marsidi, mengungkapkan perawat tersebut kini telah dipindahkan ke bagian nonpelayanan. Selain sanksi administratif berupa Surat Peringatan (SP) 1, pihak manajemen juga melaporkan insiden ini ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Perawatnya dinonaktifkan, dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien, dan diberikan SP1," ujar dr. Rachim saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (11/4/2026).
RSHS Bandung menyatakan kesiapannya untuk menjalani evaluasi menyeluruh dari Kemenkes. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga standar mutu pelayanan medis.
Menurut dr. Rachim, pihaknya akan mengevaluasi serta melakukan pembinaan ulang kepada seluruh tenaga keperawatan. Fokus utamanya adalah kepatuhan terhadap standar prosedur operasional (SOP) mengenai penyerahan bayi kepada orang tua.
Sebelumnya, keluhan Ibu Nina Saleha viral di media sosial TikTok pada 8 April 2026. Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, tim RSHS langsung melakukan kunjungan dan menjalin komunikasi intensif dengan keluarga pasien.
"Tim kami telah berkomunikasi langsung dengan Ibu Nina Saleha untuk mendengar keluhan dimaksud. Saat ini, permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan," tulis pernyataan resmi manajemen RSHS.
Manajemen menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi momentum introspeksi internal. RSHS berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi menjaga kepercayaan masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku.
https://www.beritasatu.com/jabar/298...lapor-kemenkes
soal kasus Bandung
teguhjepang9932 memberi reputasi
1
306
4
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan