Bahlil Akui Sulit Tidur karena Pikirkan Minyak dan LPG
Jumat, 10 April 2026 | 19:52 WIB
BI
AD
Penulis: Bambang Ismoyo | Editor: AD
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Antara/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengaku mengalami gangguan tidur dalam beberapa waktu terakhir akibat memikirkan kondisi pasokan dan harga energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan LPG.
Hal tersebut dipicu oleh tekanan global yang berasal dari memanasnya konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas energi.
Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menghadiri peluncuran buku Jejak Langkah Satya Widya Yudha Pengabdian Tanpa Batas di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
“BBM dan LPG ini membuat saya tidurnya agak terganggu. Kadang-kadang saya lihat ada istri saya di samping, enggak lihat istrinya, lihat bantal aja gitu,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelum menghadiri acara tersebut, dirinya baru saja melakukan pembahasan terkait ketahanan energi nasional bersama berbagai pemangku kepentingan.
Pada kesempatan itu, Bahlil juga mengapresiasi peran kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang terus meningkatkan produksi atau lifting minyak dan gas untuk mendukung ketahanan energi dalam negeri. Saat ini, konsumsi minyak Indonesia berada di kisaran 1,5 juta hingga 1,6 juta barel per hari.
Selain itu, ia juga menyoroti langkah KKKS yang mengalihkan sebagian pasokan LPG dari ekspor ke pasar domestik guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kebijakan tersebut dinilai membantu meredakan tekanan pasokan LPG.
Meski sempat menghadapi tekanan, Bahlil memastikan kondisi energi nasional saat ini relatif aman.
“Jadi insyaallah stok BBM kita aman baik solar, bensin, LPG, dan atur. Kita sudah bisa tidur nyenyak,” pungkasnya.