Kaskus

News

daimond25Avatar border
TS
daimond25
Impor Plastik Murah Disikat! Menkeu Purbaya Kenakan Tarif BMAD



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan kebijakan pengenaan Bea Masuk Antidumping (BMAD) atas impor produk biaxially oriented polyethylene terephthalate (BOPET) yang berasal dari India, Republik Rakyat Tiongkok, serta Thailand.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 14 Tahun 2026 yang mulai diundangkan pada 1 April 2026.

Dalam regulasi itu disebutkan bahwa praktik dumping produk BOPET dari ketiga negara masih terjadi dan dinilai dapat merugikan industri domestik.

Kesimpulan tersebut merujuk pada hasil penyelidikan Komite Antidumping Indonesia (KADI) yang menemukan bahwa harga ekspor produk impor lebih rendah dibandingkan nilai normalnya.

"Bea Masuk Antidumping adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang dumping yang menyebabkan kerugian,” demikian bunyi ketentuan dalam Pasal 1 beleid tersebut, Minggu (5/4/2026).

Adapun barang yang dikenai BMAD meliputi BOPET berbentuk pelat, lembaran, film, foil, serta strip plastik non-seluler dengan pos tarif ex3920.62.10, ex3920.62.91, dan ex3920.62.99.

Tarif BMAD yang dikenakan berbeda-beda tergantung negara asal dan produsen. Untuk India, tarif berada di kisaran 4,0% hingga 8,5%. Sementara itu, produk dari China dikenai tarif antara 2,6% sampai 10,6%, dan Thailand berkisar 2,2% hingga 7,1%.

Pemerintah menegaskan bahwa BMAD ini dikenakan di luar bea masuk umum (most favoured nation/MFN) maupun bea masuk preferensi dalam skema perjanjian perdagangan internasional.

Ketentuan ini berlaku selama lima tahun sejak diberlakukan dan mulai efektif tiga hari setelah tanggal pengundangan.

Pengenaan BMAD ini juga menjadi kelanjutan dari kebijakan sebelumnya yang diatur dalam PMK Nomor 11/PMK.010/2021 yang masa berlakunya telah berakhir.

Ts komentar:

Bea Masuk Antidumping (BMAD)
Ehmmm baca (Be MAD)

Ssstttt untuk membuat pedagang makanan dan lain nya beralih pada produk organik yang lebih aman dan sehat.

Karena saat ini Plastik merupakan salah satu sumber poluttan di Bumi, juga micro plastik dan nano plastik sudah terbukti sudah ada dalam tubuh manusia membuat inflamasi hingga terjadi gangguan kesehatan dari cancer dan tumor akibatnya





Seperti menggunakan Daun Pisang, Daun Jati, Daun Bambu, Daun Teratai, Daun Pandan beserta daun daun lain nya yang aman dan sehat.

Juga bagi konsumen warga Indonesia untuk selalu membawa tempat minum (Tumbler) dan tempat makan sendiri hingga mengurangi sampah plastik

Seperti tempat makan kaca (Glass Food Container) yang dulu dijual (Tebus murah) di salah satu minimart di Indonesia.





Diubah oleh daimond25 07-04-2026 17:58
0
507
8
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan