Kaskus

News

Lunatic.KillerAvatar border
TS
Lunatic.Killer
Jelang Dibom AS, Iran Minta Rakyat Jadi Perisai Rantai Manusia di Pembangkit Listrik
Jelang Dibom AS, Iran Minta Rakyat Jadi Perisai Rantai Manusia di Pembangkit Listrik

Iran minta rakyatnya jadi perisai rantai manusia di pembangkit listrik yang diancam akan dibom Amerika Serikat. Foto/The New York Times


TEHERAN - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengancam akan mengebom pembangkit listrik dan infrastruktur lain di Iran pada Selasa waktu Amerika atau Rabu WIB jika Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz. Merespons ancaman itu, pemerintah Iran menyerukan kaum muda menjadi perisai rantai manusia di sekitar pembangkit listrik.

Seruan tersebut disampaikan Kementerian Olahraga dan Pemuda Iran. Menurut kementerian tersebut, kaum muda, termasuk atlet, seniman, dan mahasiswa, dapat berkumpul di sekitar lokasi pembangkit listrik mulai pukul 14.00 waktu setempat pada hari Selasa (7/4/2026).

Itu sekitar 13 jam sebelum tenggat waktu Trump untuk pembukaan kembali Selat Hormuz, yang berakhir pada pukul 03.30 waktu setempat pada hari Rabu.

"Aksi ini (perisai rantai manusia) dibentuk atas saran dari kaum muda itu sendiri," kata Wakil Menteri Urusan Pemuda Iran Alireza Rahimi dalam sebuah pesan video.

"Sejumlah pemuda universitas, seniman muda, dan organisasi pemuda mengusulkan agar kita membentuk lingkaran manusia atau rantai manusia di sekitar pembangkit listrik negara," ujarnya.

"Kami berharap dengan partisipasi kaum muda di seluruh negeri, rantai manusia ini akan terbentuk di sekitar pembangkit listrik, dan itu akan menjadi tanda komitmen kaum muda untuk melindungi infrastruktur negara dan membangun masa depan yang cerah," imbuh dia.

Ancaman Pengeboman oleh Trump

Trump telah memperluas ancaman pengebomannya terhadap Iran hingga mencakup semua pembangkit listrik dan jembatan seiring dengan semakin dekatnya ultimatumnya untuk mencapai kesepakatan. Teheran telah menolak proposal gencatan senjata 45 hari dan mengatakan bahwa mereka menginginkan pengakhiran perang secara permanen.

"Seluruh negara dapat dihancurkan dalam satu malam, dan malam itu mungkin besok malam," kata Trump dan mengisyaratkan bahwa tenggat waktunya adalah final, dengan mengatakan bahwa dia telah memberi Iran cukup perpanjangan waktu, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Pemimpin AS itu telah mengeluarkan ultimatum kepada Iran sebelumnya, dan kemudian diperpanjang. Tetapi kali ini dia lebih eksplisit tentang rencana untuk menindaklanjutinya.

"Setiap jembatan di Iran akan hancur pada pukul 24.00 malam besok," katanya. "Dan semua pembangkit listrik akan terbakar, meledak, dan tidak akan pernah digunakan lagi."

Ditanya apakah dia khawatir tentang tuduhan kejahatan perang jika ancaman itu dijalankan, Trump menjawab, "Tidak, sama sekali tidak." Dia berpendapat bahwa warga Iran menginginkan AS melaksanakan ancaman itu karena hal itu dapat menyebabkan berakhirnya kepemimpinan mereka saat ini. "Warga Iran bersedia menderita demi kebebasan," katanya.

Namun, belum ada tanda-tanda pemberontakan di Iran karena penduduk berlindung dari pengeboman AS dan Israel. AS telah memerintahkan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur yang penting bagi lalu lintas pelayaran minyak global, atau melihat pembangkit listrik dan jembatan dihancurkan—yang memicu peringatan tentang kemungkinan kejahatan perang.

Sekutu Amerika, Israel, juga telah menambah tekanan pada Teheran dengan menyerang pabrik petrokimia utama dan membunuh kepala intelijen Korps Garda Revolusi Islam Brigadir Jenderal Majid Khademi.

Usulan Versi Iran

Teheran, dengan penolakannya, menyampaikan rencana 10 poinnya sendiri untuk mengakhiri pertempuran melalui mediator utama Pakistan, menurut laporan IRNA.

"Kami hanya menerima pengakhiran perang dengan jaminan bahwa kami tidak akan diserang lagi," kata Mojtaba Ferdousi Pour, kepala misi diplomatik Iran di Kairo, kepada Associated Press.

Dia mengatakan Iran tidak lagi mempercayai pemerintahan Trump setelah AS mengebom Republik Islam dua kali selama putaran pembicaraan sebelumnya.

Seorang pejabat regional yang terlibat dalam pembicaraan mengatakan upaya tersebut belum gagal. "Kami masih berbicara dengan kedua belah pihak," katanya, berbicara dengan syarat anonim untuk membahas diplomasi tertutup.

Sumber
https://international.sindonews.com/...rik-1775534667

Kalo Iran bisa bikin Israel hancur lebur dan porak poranda apalagi Amerika sampe lari ketakutan gak seharusnya Iran bertahan dengan cara seperti itu

Anyways...
Entah itu sungguh2 atau cuma pancingan saja

Btw ini bug kaskus reseh banget dah..font tulisan berubah sendiri


Diubah oleh Lunatic.Killer 07-04-2026 15:06
cor7Avatar border
azhuramasdaAvatar border
uvlcompanyAvatar border
uvlcompany dan 4 lainnya memberi reputasi
5
4.7K
41
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan