Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
Purbaya: Defisit Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun, 0,93% dari PDB
Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai Maret 2026 tercatat mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka defisit ini lebih besar dibanding realisasi pada periode yang sama tahun lalu, yakni hanya Rp99,8 triliun atau 0,41% terhadap PDB. Pemerintah menargetkan batas atas defisit APBN 2026 mencapai 2,68% terhadap PDB.

“Ketika ada defisit, masyarakat jangan kaget memang anggaran kita didesain defisit. Kalau saya belanjakan merata sepanjang tahun kan harusnya di triwulan I-2026 lebih besar dibanding tahun lalu defisitnya,” kata Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI, Senin (6/4/2026).

“[defisit] Itu suatu normal tapi yang jelas kita monitor terus selama setahun akan seperti apa pendapatannya dan belanjanya. Jadi kita berhati-hati dalam hal ini.”

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, defisit anggaran berasal dari belanja total Rp815 triliun atau tumbuh 31,4% (yoy) dari periode yang sama tahun lalu sekitar Rp620,3 triliun. Sementara itu, penerimaan negara hanya terealisasi Rp574,9 triliun, dengan mayoritas disumbang oleh pajak yakni Rp462,7 triliun atau tumbuh 14,3% dari Maret tahun lalu yakni Rp404,7 triliun.

Sejalan dengan itu, pembiayaan anggaran negara sudah terealisasi Rp257,4 triliun atau tumbuh 1,9% (yoy). Dengan kondisi tersebut, keseimbangan primer mengalami defisit Rp95,8 triliun.

Keseimbangan primer merupakan kondisi di mana total pendapatan negara dikurangi belanja negara, di luar pembayaran bunga utang.

Apabila total pendapatan negara lebih besar dibandingkan belanja negara di luar pembayaran bunga utang, maka keseimbangan primer akan positif.

Begitu juga sebaliknya bila keseimbangan negatif, maka itu berarti total pendapatan negara lebih kecil bila dibanding belanja negara di luar pembayaran bunga utang.

Keseimbangan primer surplus berarti utang lama tak perlu dibayar dengan penarikan utang baru. Dalam istilah sehari-hari, pemerintah tak gali lubang untuk tutup lubang.

https://www.bloombergtechnoz.com/det...0-93-dari-pdb/


Sesuai pernyataan Purbaya, merata sepanjang tahun.

Berarti defisit APBN adalah 0,93% x 4 = 3,72%

Jadi defisit APBN 2026 adalah minimal 3,72% yaaa..

tabraklari81223Avatar border
tabraklari81223 memberi reputasi
1
964
7
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan