Kaskus

News

beacuka1Avatar border
TS
beacuka1
Varian Covid-19 Cicada Belum Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Kemenkes

KOMPAS.com - Varian baru Covid-19 Cicada mulai menjadi perhatian global setelah dilaporkan menyebar di sejumlah negara, meski hingga kini belum ditemukan di Indonesia.

Kementerian Kesehatan memastikan varian baru Covid-19 dengan kode BA.3.2 tersebut belum terdeteksi di dalam negeri hingga akhir Maret 2026.
Mengutip Kompas.id (1/4/2026), varian ini telah terdeteksi di puluhan negara dan masuk dalam daftar pemantauan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca juga: Varian Covid-19 “Cicada” Terdeteksi di Banyak Negara, Ini Gejala dan Faktanya
Varian baru Covid-19 Cicada bermutasi tinggi
Varian baru Covid-19 Cicada diketahui memiliki sekitar 70 hingga 75 mutasi pada spike protein virus.

Perubahan ini membuat virus lebih sulit dikenali oleh sistem imun manusia dan berpotensi memengaruhi penularan Covid-19 Cicada di masyarakat.
Menurut laporan Today (31/3/2026), varian ini telah ditemukan di setidaknya 25 negara bagian di Amerika Serikat.

Selain itu, beberapa laporan juga menunjukkan keberadaan virus dalam sampel air limbah, yang menjadi indikator awal penyebaran di suatu wilayah.

Jika ditelusuri, Covid-19 Cicada dimana saja kini ditemukan mencakup berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Eropa, hingga beberapa wilayah lain yang menunjukkan tren peningkatan kasus.

Baca juga: 6 Tahun Lalu, Kasus Covid-19 Pertama Terkonfirmasi: Ini Kronologinya
Belum ditemukan di Indonesia, tapi tetap perlu waspada
 Varian Covid-19 Cicada Belum Masuk Indonesia, Ini Penjelasan Kemenkes
Lihat Foto
Ilustrasi Covid-19. Varian Covid-19 Cicada telah menyebar di berbagai negara, tetapi belum ditemukan di Indonesia.(canva.com)

Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa situasi Covid-19 di Indonesia masih terkendali.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebut varian yang beredar saat ini memiliki risiko rendah.

Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penularan Covid-19 Cicada di masa mendatang. Langkah pencegahan yang dianjurkan meliputi:
[ul][li]Menjaga daya tahan tubuh[/li][li]Menggunakan masker di keramaian[/li][li]Tetap di rumah saat sakit[/li][li][/li][/ul]Segera memeriksakan diri jika gejala memburuk

Apakah varian baru Covid-19 ini lebih berbahaya?
Sejumlah ahli menilai varian baru Covid-19 Cicada belum terbukti menyebabkan penyakit yang lebih parah dibanding varian sebelumnya.

Mengutip The Conversation (28/3/2026), profesor kedokteran dari University of Virginia Kyle B. Enfield, menyebut varian ini kemungkinan lebih mudah menyebar karena sistem imun belum mengenalinya dengan baik.

Namun, hingga saat ini belum ada bukti peningkatan keparahan atau angka rawat inap akibat varian ini.

Baca juga: Studi: Pandemi Mempercepat Penuaan Otak, Termasuk Orang yang Tidak Terinfeksi Covid-19

Gejala Covid-19 Cicada mirip flu

Gejala Covid-19 Cicada umumnya tidak berbeda dengan varian Covid-19 sebelumnya. Beberapa gejala yang sering dilaporkan antara lain:

[ul][li]Demam atau menggigil[/li][li]Batuk[/li][li]Pilek atau hidung tersumbat[/li][li]Sakit tenggorokan[/li][li]Kelelahan[/li][li]Nyeri otot[/li][li]Gangguan penciuman atau perasa[/li][li]Diare atau muntah[/li][li][/li][/ul]Ciri-ciri terkena Covid-19 Cicada ini sering kali sulit dibedakan dengan flu biasa tanpa pemeriksaan.

Dalam beberapa kasus, pasien juga melaporkan sakit tenggorokan yang terasa sangat tajam.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik di AS, Varian Nimbus Jadi Pemicu Lonjakan Terbaru
Vaksin tetap penting meski varian terus bermutasi
Mutasi pada varian baru Covid-19 ini berpotensi memengaruhi kemampuan vaksin dalam mengenali virus.

Namun, para ahli menegaskan bahwa vaksin masih efektif dalam mencegah gejala berat dan kematian.

Ahli virologi Andrew Pekosz menyebut, vaksin tetap memberikan perlindungan meski tidak selalu optimal terhadap varian baru.

Karena itu, vaksinasi dan booster tetap dianjurkan, terutama bagi kelompok berisiko tinggi.

Tetap waspada tanpa panik menghadapi Covid-19 Cicada
Meski varian baru Covid-19 Cicada terus dipantau secara global, situasi saat ini belum menunjukkan lonjakan besar seperti awal pandemi.

Namun, kemampuan mutasi virus yang tinggi membuat pengawasan tetap perlu diperkuat di berbagai negara.

Masyarakat diimbau tetap menjalankan kebiasaan hidup sehat dan tidak mengabaikan gejala yang muncul.

Varian ini mungkin belum menjadi ancaman besar, tetapi tetap menjadi pengingat bahwa Covid-19 masih perlu diwaspadai.

https://health.kompas.com/read/26D01...lasan-kemenkes

hati2 gan

0
212
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan