Bobibos Dikabarkan Sampai ke Timor Leste dan Norwegia
TS
aleksandronesta
Bobibos Dikabarkan Sampai ke Timor Leste dan Norwegia
Quote:
Bobibos Dikabarkan Sampai ke Timor Leste dan Norwegia
Periset Bobibos mengaku sudah berusaha mencari kemudahan regulasi untuk produksi di dalam negeri.
30 Maret 2026 | 20.43 WIB
BAHAN bakar kendaraan berbasis nabati dari jerami, Bobibos, dikabarkan menarik perhatian hingga ke luar negeri. Proses produksi disebutkan sedang dijajal di Timor Leste dan Norwegia di tengah isu global ancaman krisis BBM dampak perang di Iran.
Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia Universitas Djuanda (Unida), Uman Suherman, mengungkapnya saat ditemui seusai halal bihalal di Universitas Djuanda, Ciawi, Bogor, pada Senin, 30 Maret 2026. Dia mengatakan, inisiator penelitian dan pengembangan ‘Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos’ atau Bobibos adalah Mulyadi yang juga dosen pengajar di kampus yang berlokasi di Ciawi, Bogor, itu.
"Pak Mulyadi, selaku inisiator periset dan Komisaris Utama PT. Inti Sinergi Formula yang punya hak paten Bobibos, juga merupakan dosen di kami. Tentu ini menjadi kebanggaan," ucapnya.
Uman berharap, Bobibos yang diproduksi di Jonggol oleh Mulyadi maupun PT. Inti Sinergi Formula bisa disambut baik oleh pemerintah pusat. Sebab, menurut Uman, negara lain seperti Timor Leste akan segera meluncurkan bahan bakar nabati yang sudah viral di Tanah Air pada tahun lalu tersebut.
"Ini bukti Unida memiliki putra terbaik yang memiliki prestasi di tingkat nasional atau bahkan di Asia Tenggara. Sebab itu kami berharap pemerintah Indonesia juga akan me-launching Bobibos, sebagai bahan bakar resmi di negara kita," tutur Uman.
Mulyadi membenarkan pernyataan Uman. Dia berharap, ada kemudahan regulasi dari pemerintah pusat, "seperti yang sudah dilakukan oleh pemerintah Timor Leste."
Mulyadi mengaku sudah menghadap beberapa petinggi di negara ini untuk harapan kemudahan tersebut. Menurutnya, dengan luas sawah di Indonesia yang lebih dari 7,4 juta hektare, produksi Bobibos akan mampu mengurangi beban anggaran negara untuk membeli minyak mentah. Berdasarkan hitung-hitungannya, harga bahan bakar Bobibos bisa ditebus oleh masyarakat dengan harga Rp 7.000 per liter.
Kadang miris kalau ada berita-berita kyk gini karya anak bangsa diacuhkan
Spoiler for :
"Ini bukti Unida memiliki putra terbaik yang memiliki prestasi di tingkat nasional atau bahkan di Asia Tenggara. Sebab itu kami berharap pemerintah Indonesia juga akan me-launching Bobibos, sebagai bahan bakar resmi di negara kita," tutur Uman.
Mulyadi membenarkan pernyataan Uman. Dia berharap, ada kemudahan regulasi dari pemerintah pusat, "seperti yang sudah dilakukan oleh pemerintah Timor Leste."
Penemuan energi baru pengganti BBM fosil yang efesien n bahkan lebih murah itu sangat top bgt
Jangankan penemuan energi terbarukan dari Indonesia😁orang misalnya ada orang Indonesia yang bisa buat kapal selam untuk wisata menikmati pemandangan bawah laut pun masyarakat n negara nggak bakalan percaya n pasti ditolak
Ujung-ujungnya akhirnya pihak luar yang buat kapal selam wisata n pemerintah Indonesia impor kapal selam tersebut