- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Mentan Ungkap Indonesia Kini Jadi Rujukan Dunia di Sektor Pangan
TS
aleksandronesta
Mentan Ungkap Indonesia Kini Jadi Rujukan Dunia di Sektor Pangan
Quote:
Ekonomi
Pertanian
Jumat , 27 Mar 2026, 11:32 WIB
Mentan Ungkap Indonesia Kini Jadi Rujukan Dunia di Sektor Pangan
Pemerintah optimistis ketahanan pangan kuat.
Red: Ahmad Fikri Noor

ANTARA FOTO/Aprillio AkbarMenteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah).
REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa Indonesia saat ini menjadi rujukan dunia di sektor pangan. Amran mengatakan, Indonesia bahkan menerima penghargaan internasional di bidang pangan lantaran sukses berswasembada.
“Banyak negara datang belajar ke Indonesia, mulai dari Jepang, Kanada, hingga Belarus. Ini bukti bahwa kita berada di jalur yang benar menuju swasembada pangan,” ujarnya pada acara pembukaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 di Makassar, Kamis (26/3/2026).
Namun demikian, ia mengingatkan krisis pangan merupakan ancaman nyata yang dapat menggoyahkan stabilitas negara. Ketergantungan pada impor, menurut dia, tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga membawa tekanan politik.
“Satu juta ton impor beras bisa membawa tekanan besar dari negara pengekspor,” tegasnya.
Amran juga menekankan filosofi kerja keras dalam mencapai keberhasilan.
“Doa tanpa tindakan adalah nol. Sukses itu tidak gratis. Kita harus bersatu dan bekerja nyata,” katanya di hadapan para peserta PSBM.

Seorang petani membajak sawah menggunakan traktor di Desa Mengwi, Badung, Bali, Rabu (4/2/2026). - (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah program strategis pemerintah, termasuk program hemat energi serta hilirisasi komoditas unggulan. Hilirisasi kelapa, misalnya, disebut memiliki potensi nilai ekonomi mencapai Rp 5.000 triliun. Komoditas lain seperti gambir juga memiliki potensi hilirisasi hingga Rp 5.000 triliun.
Selain itu, Indonesia saat ini telah menguasai pasar global minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO), menjadikannya sebagai pemain utama dalam industri tersebut. Menurut Amran, hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu memimpin dalam sektor pangan dan agribisnis dunia.
Dalam momentum yang bersejarah, Indonesia juga berhasil mengekspor 10.000 ton beras ke Palestina, yang disebutnya sebagai ekspor pertama dalam sejarah ke wilayah tersebut. Amran kembali menegaskan bahwa kemandirian pangan adalah kunci kekuatan bangsa. Ia mengajak seluruh saudagar Bugis Makassar untuk bersinergi dan mengambil peran dalam membangun ekonomi nasional berbasis potensi lokal.
Halaman 2 / 2
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti menilai ketersediaan stok dan kelancaran distribusi menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga pangan pasca-Lebaran 2026.
Esther mengatakan stabilitas harga beras dapat menjadi acuan bagi komoditas lain dalam menjaga kestabilan harga. Ia menilai kondisi tersebut didukung oleh kuatnya cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog.
“Bulog mengoptimalkan penyerapan gabah petani saat panen raya dan memperkuat pengawasan kualitas gudang. Tidak heran harga beras normal,” kata Esther.
Stok beras yang dikelola Perum Bulog tercatat berada di kisaran 3,7 hingga 3,74 juta ton pada awal Maret 2026.

Warga mengambil bantuan pangan di Sekretariat RW 03 Menteng, Jakarta, Rabu (12/11/2025). - (Republika/Prayogi)
Dengan tambahan panen di berbagai daerah, Bulog memproyeksikan stok beras dapat meningkat ke kisaran 4,5 juta hingga 5 juta ton pada akhir Maret.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi faktor utama yang membuat harga beras relatif lebih stabil dibandingkan komoditas pangan lain.
“Hal ini perlu dijaga agar stabilitas harga pangan tercapai,” ujar dia.
Selain faktor stok, Esther menekankan distribusi menjadi penentu penting dalam menjaga stabilitas harga.
Menurut dia, meskipun pasokan komoditas mencukupi, gangguan distribusi berpotensi mendorong kenaikan harga pangan.
"Pemerintah juga perlu menjaga kelancaran distribusi barang dan logistik agar harga tetap stabil,” ujar dia.
Pandangan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan kelancaran distribusi, termasuk melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta penguatan cadangan beras pemerintah (CBP).
Per 25 Maret 2026, Badan Pangan Nasional mencatat harga beras SPHP berada di kisaran Rp 12.000 per kilogram, beras premium Rp 14.400 per kilogram, dan beras medium Rp 12.200 per kilogram.
Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp 35.000 per kilogram.
Esther menilai pemerintah perlu memastikan pasokan dan distribusi berjalan seimbang agar harga tetap terkendali dalam jangka menengah.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Gunakan Google Gunakan Facebook
Tiurma junita Pakpahan
Mantap Pak Mentan.
21 Jam lalu
a
anton Yulius
Hahaahaa....ketawa .
1 Hari lalu
C
Cut Deviati
Dibawah kepemimpinan pertanian pak Andi Amran Sulaiman, pangan Indonesia diakui dunia dan sukses menjadi negara swasembada pangan
1 Hari lalu
A
Arga Wati
Indonesia Alhamdulillah semakin berjaya
2 Hari lalu
W
Wak Nung
Alhamdulillah...mantap
2 Hari lalu
W
Wendalinus Leki
Terbaii
2 Hari lalu
i
indra goenaone
Semoga pertanian Indonesia bisa jadi No 1 dunia
2 Hari lalu
k
khusnul ali
Bukan rujukan Tapi jujukan
2 Hari lalu
J
Juar Mukhlis
Semoga sektor pertanian Indonesia khusunya pangan semakin kuat dan berdaulat
2 Hari lalu
K
Kristianus Taurus Mei Sandi
Maju terus Pertanian Indonesia
2 Hari lalu
X
Xaverius adesan rauly
Mantap pertaniaan indonesia
2 Hari lalu
X
Xaverius adesan rauly
Sukses selalu pertaniaan indonesia
2 Hari lalu
B
Badruddin Bad
Luar biasa
2 Hari lalu
A
Aneke Araman
Mantap luar biasa
2 Hari lalu
Y
Yos Winowoda
Luarbiasa
2 Hari lalu
E
Edy Saputra Hapani
Mantap kinerja kementerian pertanian
2 Hari lalu
n
nurfia lestari
Alhamdulillah, Maju terus pertanian Indonesia, sehat dan sukses selalu Pak Mentan kami
2 Hari lalu
B
Budi Purwaningsih
Alhamdulillah
2 Hari lalu
S
Sri Hartati
Alhamdulillah...
2 Hari lalu
S
Sri Hartati
2 Hari lalu
a
anisah manik
Salut atas capaian dan prestasi yg luar biasa pak Amran.. semoga swasembada pangan kita semakin kuat....
2 Hari lalu
H
Heryanto Allo
Mantap
2 Hari lalu
e
ervina hasan
Alhamdulillah Indonesia menerima penghargaan internasional berkat berhasil swasembada pangan, sukses selalu Pertanian. Indonesia, semoga swasembada pangan berlanjut...di tahun2 berikutnya...amin
2 Hari lalu
N
Ningsi Altap
Semoga, kebutuhan pangan kita selalu aman, rakyat Indonesia sejahtera
2 Hari lalu
T
TARMIDI
Mantap Indonesia keren
2 Hari lalu
H
Hety Tumimbang
Tetap semangat
2 Hari lalu
H
Hety Tumimbang
Tetap semangat
2 Hari lalu
W
Wawan Setiawan
Indonesia menjadi rujukan pangan dunia, tapi aneh yaa..?? kok kesejahteraan rakyat tidak meningkat. apa yang salah pak Amran..??
3 Hari lalu
© 2026 PT Republika Media Mandiri - All Rights Reserved.
Ask me!
sebelum Prabowo presiden-presiden itu ngapain sih?
Indonesia negara agraris lho tapi bisa sampai impor beras 4 juta ton pertahun
0
136
Kutip
7
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan