Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Warga Bantaran Rel Senen Kaget Hunian Dibongkar Usai Pertemuan dengan Presiden
Warga Bantaran Rel Senen Kaget Hunian Dibongkar Usai Pertemuan dengan Presiden Prabowo
Warga Bantaran Rel Senen Kaget Hunian Dibongkar Usai Pertemuan dengan Presiden
Tayang : 28 Maret 2026, 20:31 WIB
Penulis:
Iswahyudi
Editor: Tim Rublik Depok
SHARE:
Presiden Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen
Presiden Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen /

RUBLIK DEPOK – Warga yang tinggal di bantaran rel kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, dikejutkan dengan pembongkaran hunian mereka yang dilakukan secara mendadak pada Jumat (27/3/2026).

Peristiwa ini terjadi kurang dari 24 jam setelah sejumlah warga diketahui sempat bertemu dan bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan mendadak pada Kamis (26/3/2026).

Warga menyebut pembongkaran dilakukan pada malam hari tanpa pemberitahuan tertulis yang memadai. Proses penertiban membuat banyak warga harus segera menyelamatkan barang-barang mereka dan mencari tempat tinggal sementara.

Sejumlah rumah semi permanen di lokasi tersebut rata dengan tanah, menyisakan puing-puing di sepanjang bantaran rel.

Warga Mengaku Kaget dan Syok
Salah satu warga mengaku tidak menyangka akan adanya pembongkaran cepat setelah kunjungan presiden sehari sebelumnya.


Menurut warga, suasana saat kunjungan berlangsung sempat penuh harapan. Namun situasi berubah cepat ketika penertiban dilakukan pada malam hari.


Perubahan situasi dalam waktu singkat membuat warga merasa kaget atas tindakan yang terjadi. Sebagian warga menilai tidak ada komunikasi lanjutan yang jelas sebelum penertiban dilakukan.

Hingga saat ini, warga masih berupaya mencari tempat tinggal sementara sambil menunggu kepastian lebih lanjut terkait nasib hunian mereka.

https://depokraya.pikiran-rakyat.com...esiden-prabowo




PU akan dilibatkan di rencana bangun huntara warga pinggir rel Senen
Warga Bantaran Rel Senen Kaget Hunian Dibongkar Usai Pertemuan dengan Presiden
Sabtu, 28 Maret 2026 22:54 WIB waktu baca 2 menit
PU akan dilibatkan di rencana bangun huntara warga pinggir rel Senen
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjawab pertanyaan dari awak media di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu (28/3/2026). (ANTARA/Aji Cakti)
Jawa Tengah (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan Kementerian PU akan dilibatkan untuk rencana akan membangun 1.000 unit hunian sementara atau huntara bagi warga yang masih tinggal di sekitar jalur rel di kawasan Senen, Jakarta.

"Kalau itu rencananya akan membuat hunian sementara, untuk sekitar 1.000 hunian. Itu kita sedang godok bersama antara Kementerian PU, Pak Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pak Sekretaris Kabinet (Seskab), dan yang punya lahan dari pihak kereta api (PT KAI)," ujar Dody di Rest Area KM379 A Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu.

Dia menambahkan bahwa lahan untuk rencana pembangunan huntara tersebut akan dibahas lebih detail bersama pihak KAI kemungkinan pada hari Senin.

"Kita kira-kira untuk 1.000 unit itu apakah (lahan) yang dikasih itu cukup untuk 1.000 unit huntara, apa kita mesti memodifikasi hunian sementara harus ke atas (secara vertikal), misalnya seperti yang kita kerjakan di Ibu Kota Nusantara atau IKN, sehingga untuk 1.000 unit bisa membutuhkan tanah lebih sedikit. Nah itu nanti setelah tanahnya sudah mulai clear dari pihak kereta api," katanya.

Salah satu lokasi yang kemungkinan akan dipertimbangkan untuk rencana pembangunan huntara bagi warga pinggir rel Senen adalah wilayah Tanah Abang.

"Rencananya Tanah Abang cuma nanti detailnya nanti ya, detail nanti Senin setelah saya ketemu Pak Direktur KAI, baru kita bisa menginformasikan lebih detilnya seperti apa," kata Dody.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto meminta kepada sejumlah kementerian/lembaga untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api, setelah sebelumnya sempat meninjau permukiman sekitar jalur rel di kawasan Senen, Jakarta.

Seskab Teddy Indra Wijaya dalam unggahan resmi media sosial di Jakarta, menyampaikan Presiden memerintahkan Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Perum Perumnas, dan PT KAI serta pejabat terkait untuk membangun rumah hunian dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) bagi masyarakat yang tinggal di pinggir rel kereta api Senen.


Dia menyebutkan bahwa saat Presiden meninjau wilayah pinggiran rel Senen pada Kamis (26/3), para warga melaporkan bahwa mereka sudah berdiam di wilayah pinggiran rel itu selama puluhan tahun dengan kondisi hunian dan atap yang terbatas.

https://www.antaranews.com/berita/54...ggir-rel-senen


Warganet Twitter mengecam hal ini dan menyalahkan warga karena menyambut Presiden
tapi saya penasaran regulasinya secara status mereka illegal menempati tanah sekitar rel KAI




teguhjepang9932Avatar border
teguhjepang9932 memberi reputasi
1
571
22
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan