- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Deretan Kampus Terbaik di ASEAN, Belum Ada Satu Pun dari Indonesia
TS
deniswise
Deretan Kampus Terbaik di ASEAN, Belum Ada Satu Pun dari Indonesia
KOMPAS.com - Lembaga pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2026 merilis daftar perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara berdasarkan sejumlah indikator, di antaranya kinerja akademik dan reputasi global.
Daftar peringkat yang dirilis pada November 2025 tersebut masih didominasi oleh sejumlah kampus dari Singapura dan Malaysia. Dominasi tersebut mencerminkan upaya kedua negara dalam mempertahankan mutu pendidikan tinggi, baik melalui capaian akademik, produktivitas riset, maupun reputasi global secara berkelanjutan.
Yang menonjol pada edisi 2026, National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU) berada di peringkat yang sama. Kedua universitas Singapura itu mencatatkan skor identik nyaris sempurna dan berbagi posisi teratas regional.
Dalam pemeringkatan region Asia, skor identik tersebut juga menjadikan 2 kampus unggulan milik Singapura sebagai universitas terbaik ketiga secara bersama-sama di seluruh Asia.
Tidak ada kampus Indonesia yang masuk top 10
Berbeda dengan tahun 2025, edisi 2026 tidak ada kampus asal Indonesia yang berhasil tembus Top 10 perguruan tinggi terbaik di ASEAN.
UI harus puas berada di posisi ke-11 dengan perolehan skor 81, 3 poin. Unair menyusul di peringkat ke-13, sementara UGM berada satu tingkat di bawahnya.
Selain NTU dan NUS yang berada di peringkat yang sama. UGM juga harus berbagi posisi dengan 2 kampus asal Thailand dan Malaysia. 2 Universitas tersebut yakni, Mahidol University, Thailand dan Sunway University, Malaysia. 3 kampus di atas memperoleh total skor yang sama, yaitu 79,4 poin.
14 Kampus Terbaik di ASEAN versi QS WUR 2026
Penilaian QS WUR 2026 menggunakan sejumlah indikator utama yang mengukur mutu akademik dan daya saing global perguruan tinggi.
Sejumlah indikator tersebut, meliputi:
1. Reputasi akademik (30 persen)
2. Reputasi pemberi kerja (20 persen) yang mencerminkan pentingnya keterserapan kerja dan prospek pekerjaan bagi calon mahasiswa dan lulusan universitas saat ini.
3. Rasio dosen terhadap mahasiswa (10 persen)
4. Relasi penelitian internasional (10 persen) yang menilai tingkat keterbukaan internasional dalam hal kolaborasi penelitian.
5. Jumlah kutipan per artikel (10 persen) dan jumlah artikel per fakultas (5 persen)
6. Dosen dengan gelar PhD (5 persen) yang melengkapi indikator rasio dosen/mahasiswa, keduanya bertujuan untuk memberikan ukuran pengganti komitmen suatu institusi terhadap pengajaran berkualitas tinggi.
7. Proporsi staf internasional (2,5 persen) dan proporsi mahasiswa internasional (2,5 persen).
Sebagai catatan, dalam mengukur kualitas perguruan tinggi di region ASEAN, terdapat 1 indikator khusus yang digunakan QS WUR, yakni proporsi dosen bergelar doktor (PhD).
Berikut adalah 14 perguruan tinggi terbaik di ASEAN versi QS WUR 2026:
1. Nanyang Technological University (NTU) dan National University of Singapore (NUS): 99 poin
3. Universiti Malaya (UM), Malaysia: 94,7 poin
4. Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaysia: 91,9 poin
5. Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Malaysia: 91,3 poin
6. Universiti Teknologi Malaysia: 91,2 poin
7. Taylor's University. Malaysia: 89,7 poin
8. UCSI University, Malaysia: 87,7 poin
9. Universitas Sains Malaysia (USM): 86,7 poin
10. Universitas Teknologi PETRONAS (UTP), Malaysia: 82,8 poin
11. Universitas Indonesia (UI): 81,3 poin
12. Chulalongkorn University, Thailand: 80,8 poin
13. Universitas Airlangga (Unair): 79,5 poin
14. Universitas Gadjah Mada (UGM), Mahidol University, Thailand, Sunway University, Malaysia: 79,4 poin
https://edukasi.kompas.com/read/2026...page=all#page2
Didominasi Malaysia, pantas Microsoft, Google, Nvidia lebih pilih invest di sono
atamlee memberi reputasi
1
1K
16
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan