- Beranda
- Komunitas
- Sports
- Bolalob
Harapannya kalau bicara paling bawah, minimal ya semifinal lah, Begitu jawaban Fel
1/1
TS
bolalobdotcom
Harapannya kalau bicara paling bawah, minimal ya semifinal lah, Begitu jawaban Fel
“Harapannya kalau bicara paling bawah, minimal ya semifinal lah,”
Begitu jawaban Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu ketika ditanya soal harapannya dan Jafar Hidayatullah soal tampil di All England 2026 mendatang. Bermain di turnamen bergengsi sekelas All England tentunya membuat Jafar/Felisha bangga, namun mereka lebih pilih fokus ke pertandingan.
“Ya kayaknya kalau lebih fokus ke sananya malah merusak fokus mainnya, ya. Jadi ya kami semua udah tau lah ini turnamen tertua, turnamen yang sakral, atau apapun itu. Cuman jangan terlalu difokusin ke situnya, kami lebih fokus ke match by match-nya aja,” ujar Felisha.
Tim Indonesia akan menjalani program aklimatisasi sebelum bertarung di All England 2026. Program akan dilangsungkan pada 24-28 Februari 2026 di Milton Keynes yang berjarak 120 km di sebelah selatan Birmingham.
“Iya, satu hal yang bagus ya kami pertama kali dapat kesempatan aklimatisasi. Menurut saya yang udah di bayangan yang paling berpengaruh itu pasti jam tidur. Kita bisa lebih lama menyesuaikan. Terus juga sama suhu. Itu sih yang biasanya paling jadi kendala besar kalau kita nyampe baru sehari dua hari terus langsung main, itu biasanya sih yang sangat mengganggu,” ungkap Felisha.
“Ya, sama. Paling ya itu jet lag-nya aja sih. Karena udah berangkat duluan jadi ya bisa nyesuain jam tidur. Kalau mepet-mepet kan apalagi baru dateng Minggu, tidurnya belum enak tiba-tiba Selasa udah main kan jadi kayak ganggu lah, jadi kurang nyaman juga,” imbuh Jafar.
All England 2026 merupakan salah satu rangkaian BWF World Tour Super 1000 yang akan yang berlangsung pada 3-8 Maret di Utilita Arena, Birmingham, Inggris. (*)
#bolalobbadminton
Sumber: https://www.instagram.com/p/DVIZ7EjEdVd/
Begitu jawaban Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu ketika ditanya soal harapannya dan Jafar Hidayatullah soal tampil di All England 2026 mendatang. Bermain di turnamen bergengsi sekelas All England tentunya membuat Jafar/Felisha bangga, namun mereka lebih pilih fokus ke pertandingan.
“Ya kayaknya kalau lebih fokus ke sananya malah merusak fokus mainnya, ya. Jadi ya kami semua udah tau lah ini turnamen tertua, turnamen yang sakral, atau apapun itu. Cuman jangan terlalu difokusin ke situnya, kami lebih fokus ke match by match-nya aja,” ujar Felisha.
Tim Indonesia akan menjalani program aklimatisasi sebelum bertarung di All England 2026. Program akan dilangsungkan pada 24-28 Februari 2026 di Milton Keynes yang berjarak 120 km di sebelah selatan Birmingham.
“Iya, satu hal yang bagus ya kami pertama kali dapat kesempatan aklimatisasi. Menurut saya yang udah di bayangan yang paling berpengaruh itu pasti jam tidur. Kita bisa lebih lama menyesuaikan. Terus juga sama suhu. Itu sih yang biasanya paling jadi kendala besar kalau kita nyampe baru sehari dua hari terus langsung main, itu biasanya sih yang sangat mengganggu,” ungkap Felisha.
“Ya, sama. Paling ya itu jet lag-nya aja sih. Karena udah berangkat duluan jadi ya bisa nyesuain jam tidur. Kalau mepet-mepet kan apalagi baru dateng Minggu, tidurnya belum enak tiba-tiba Selasa udah main kan jadi kayak ganggu lah, jadi kurang nyaman juga,” imbuh Jafar.
All England 2026 merupakan salah satu rangkaian BWF World Tour Super 1000 yang akan yang berlangsung pada 3-8 Maret di Utilita Arena, Birmingham, Inggris. (*)
#bolalobbadminton
Sumber: https://www.instagram.com/p/DVIZ7EjEdVd/
aleksandronesta dan MemoryExpress memberi reputasi
2
1K
2
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan
