- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita Luar Negeri
Trump Terperangkap di Hormuz
1/1
TS
alexisnews
Trump Terperangkap di Hormuz
LANGIT di atas Teheran dan Qom belum benar-benar bersih dari jelaga akibat operasi "Epic Fury" yang dilancarkan aliansi Amerika Serikat dan Israel. Kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei masih ditangisi sebagian pendukung setianya. Namun, perayaan Donald Trump atas kehancuran masif instalasi militer di seantero negeri Iran sebagai kemenangan mutlak, unjuk perkasa yang ia klaim akan mengakhiri "ancaman Persia" selamanya, nampaknya sudah mulai tergerus waktu. Euforia di Gedung Putih ternyata berumur pendek, terbentur pada realitas geopolitik yang jauh lebih keras, yang mungkin tak sempat dibayangkan oleh Donald Trump sebelumnya. Balasan Iran tidak datang dalam bentuk perang terbuka simetris, tapi melalui pencekikan urat nadi ekonomi dunia, Selat Hormuz.
Penutupan selat ini seketika mengirim gelombang kejut yang sangat membahayakan. Harga minyak meroket melampaui 100 dollar AS per barel, memicu kepanikan massal di bursa saham global. Bukan hanya minyak, pasokan helium dari Qatar yang vital bagi industri medis dan teknologi tinggi pun terhenti. Dunia kini berada di ambang resesi.
Ironisnya, Trump, salah satu arsitek serangan, mulai tampak gagap menghadapi konsekuensi yang seharusnya sudah bisa diprediksi oleh analis intelijen tingkat menengah sekalipun sebelumnya
Penutupan selat ini seketika mengirim gelombang kejut yang sangat membahayakan. Harga minyak meroket melampaui 100 dollar AS per barel, memicu kepanikan massal di bursa saham global. Bukan hanya minyak, pasokan helium dari Qatar yang vital bagi industri medis dan teknologi tinggi pun terhenti. Dunia kini berada di ambang resesi.
Ironisnya, Trump, salah satu arsitek serangan, mulai tampak gagap menghadapi konsekuensi yang seharusnya sudah bisa diprediksi oleh analis intelijen tingkat menengah sekalipun sebelumnya
admin dan 6 lainnya memberi reputasi
7
1.1K
31
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan
