Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Anggota KKB Pembunuh 2 Personel Brimob Ditembak Mati

Anggota KKB Pembunuh 2 Personel Brimob Ditembak Mati
Kamis, 19 Maret 2026 – 04:00 WIB
Anggota KKB Pembunuh 2 Personel Brimob Ditembak Mati - JPNN.COM
Satgas Rajawali Mambri TNI dan Satgas Operasi Damai Cartenz Polri saat memburu KKB di wilayah Bukit Signal, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. ANTARA/HO-Humas Satgas Damai Cartenz
JPNN.com Facebook JPNN.com Twitter JPNN.com Line JPNN.com Telegram JPNN.com Linkedin JPNN.com WhatsApp
jpnn.com, NABIRE - Personel TNI dan Polri melumpuhkan satu anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah Bukit Signal sekitar Kali Pepaya, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Tindakan tegas dan terukur TNI dan Polri menewaskan Hurbianus Mirip, anggota KKB dari kelompok Kodap III D Dulla pimpinan Aibon Kogoya pada Senin (16/3).

“Hurbianus Mirip merupakan anggota KKB Kodap III D Dulla yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2025 dan diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di wilayah Nabire dan Paniai,” kata Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Yusuf Sutejo saat dihubungi dari Nabire, Rabu.

Dia mengatakan Hurbianus Mirip diduga terlibat dalam rentetan panjang aksi kriminal, di antaranya pembunuhan dua personel Brimob pada 13 Agustus 2025 yang disertai perampasan dua pucuk senjata api jenis AK-101.

Selain itu, kelompok tersebut juga diduga terlibat dalam penembakan terhadap masyarakat dan aparat di wilayah Kali Semen pada 17 Oktober 2025, serta aksi palang jalan di ruas Jalan Trans Nabire–Paniai KM 58 pada 20 Oktober 2025.

Ia menambahkan kelompok tersebut juga terlibat dalam kontak tembak dengan aparat di kawasan Bukit Doa pada 27 November 2025.

Tidak hanya itu, kelompok tersebut juga diduga melakukan penyerangan terhadap pos pengamanan TNI di area PT Kristalin pada 21 Februari 2026 yang mengakibatkan satu personel TNI dan satu warga sipil meninggal dunia disertai perampasan tiga pucuk senjata api.

“Selain aksi bersenjata, kelompok tersebut juga diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang anggota kepolisian di Pasar Enarotali, Kabupaten Paniai,” katanya.


Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menegaskan aparat TNI-Polri akan terus menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah dari berbagai ancaman kelompok bersenjata.

“Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Satgas Rajawali Mambri akan terus menjaga keamanan masyarakat serta memastikan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Adarma Sinaga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan,” katanya. (antara/jpnn)

https://m.jpnn.com/news/anggota-kkb-...ak-mati?page=2

Anggota KKB tewas terbunuh


Masuk Zona Konflik Papua, 3 Warga Ditangkap dan Dilepas TPNPB
Anggota KKB Pembunuh 2 Personel Brimob Ditembak Mati
19 March, 2026 12:43 NABIRENET
Share

Yahukimo, 19 Maret 2026 – Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB mengeluarkan siaran pers resmi pada Kamis, 19 Maret 2026, terkait laporan dari pasukan TPNPB Kodap XVI Yahukimo.
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa pada Rabu, 18 Maret 2026, pasukan TPNPB dari Batalion Korowai melakukan penangkapan terhadap tiga warga sipil yang disebut sebagai imigran Indonesia di wilayah konflik bersenjata Korowai, perbatasan Yahukimo dan Pegunungan Bintang.
Setelah dilakukan interogasi, ketiga warga tersebut mengakui kesalahan mereka karena memasuki wilayah konflik. Pasukan TPNPB kemudian memutuskan untuk membebaskan dan memulangkan mereka sebagai bentuk peringatan.

Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, dalam siaran pers tersebut menyatakan bahwa pembebasan ini merupakan peringatan terakhir kepada pemerintah Indonesia, termasuk Presiden Prabowo Subianto, agar segera melakukan evakuasi terhadap warga non-Papua maupun pihak yang dianggap terlibat dalam aktivitas di wilayah konflik.

TPNPB juga mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pihak agar tidak memasuki wilayah yang mereka sebut sebagai zona perang, dengan alasan tidak ada jaminan keamanan ke depan.

Selain itu, TPNPB Kodap XVI Yahukimo menyampaikan beberapa poin pernyataan sikap, di antaranya:

1.Mereka mengklaim tidak melakukan tindakan terhadap warga sipil tanpa identifikasi.
2.Setiap tindakan yang dilakukan disebut telah melalui pemantauan sebelumnya.
3.Mereka membantah tudingan tidak mematuhi hukum humaniter internasional.

Dalam siaran pers tersebut juga disampaikan bahwa pihak TPNPB meminta pemerintah Indonesia untuk segera menarik seluruh pihak yang dianggap terkait aktivitas intelijen maupun eksploitasi sumber daya alam di wilayah Papua.
Pernyataan ini menjadi bagian dari dinamika konflik yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Papua, khususnya di daerah pegunungan yang selama ini dikenal sebagai wilayah rawan.


https://www.nabire.net/masuk-zona-ko...dilepas-tpnpb/

KKB masih baik membebaskan warga sipil


0
90
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan