Kaskus

News

jaguarxj220Avatar border
TS
jaguarxj220
Kerugian Garuda (GIAA) Bengkak Jadi Setara Rp5,39 T di 2025
Bloomberg Technoz, Jakarta - Kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah. Alih-alih membaik, kerugian maskapai penerbangan pelat merah ini justru membengkak.

Berdasarkan laporan keuangan, dikutip Rabu (18/3/2026), GIAA mencatat kerugian US$319,39 juta atau setara sekitar Rp5,39 triliun, bengkak dari sebelumnya hanya rugi US$69,78 triliun.

Kerugian dipicu oleh turunnya pendapatan, ditambah masih tingginya sejumlah beban, baik operasional maupun keuangan.

Dari sisi top line, Garuda (GIAA) mencatat penurunan pendapatan dari penerbangan berjadwal 8,30% secara tahunan menjadi US$2,51 miliar.

Pendapatan dari segmen penerbangan tidak berjadwal naik 2,13% secara tahunan menjadi US$340,88 miliar (koreksi TS: seharusnya juta).

Ditambah dengan pendapatan lain-lain, GIAA mencatat total pendapatan US$3,22 miliar, turun 5,85% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$3,42 miliar.

GIAA sejatinya mampu mengurangi sejumlah beban untuk operasional. Namun, kenaikan beban lain mengeliminasi dampak kenaikan tersebut.

Misal, beban pemeliharaan yang naik 23,17% secara tahunan menjadi US$661,36 juta. Kemudian, beban promosi naik 7,47% menjadi US$192,7 juta.

Alhasil, total beban usaha hanya turun 0,17% secara tahunan menjadi US$3,1 juta.

Kerugian GIIA kian membesar, usai perusahaan mencatat kenaikan beban keuangan 9,56% secara tahunan menjadi US$525,79 juta.

https://www.bloombergtechnoz.com/det...-39-t-di-2025/


Tenang, kan ada Danantara... emoticon-thumbsup

waloniAvatar border
saya.palsuAvatar border
kakekane.cellAvatar border
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
3
1K
16
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan