- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
4 Pegawai RS Diserang KKB di Tambrauw, 2 Korban Selamat 2 Belum Diketahui Nasibnya
TS
mabdulkarim
4 Pegawai RS Diserang KKB di Tambrauw, 2 Korban Selamat 2 Belum Diketahui Nasibnya
4 Pegawai RS Diserang KKB di Tambrauw, 2 Korban Selamat 2 Belum Diketahui Nasibnya

Senin, 16 Maret 2026 - 15:11:00 WIT
Share
authoriNews
4 Pegawai RS Diserang KKB di Tambrauw, 2 Korban Selamat 2 Belum Diketahui Nasibnya
Dua dari empat orang yang selamat dari penyerangan diduga oleh KKB atau OPM di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. (Foto: Istimewa).
TAMBRAUW, iNews.id - Empat orang yang mengendarai sepeda motor menjadi korban penyerangan kelompok bersenjata di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026) pukul 11.37 WIT. Dari empat korban, dua orang berhasil melarikan diri, sementara dua lainnya masih berada di lokasi kejadian.
Dua korban yang selamat saat ini berada di Pos TNI Bamusbama untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat keamanan. Hingga kini kondisi dua korban lainnya belum diketahui secara pasti.
Peristiwa itu terjadi ketika keempat korban yang diduga merupakan pegawai rumah sakit melintas di jalur menuju Bamusbama–Fef, ibu kota Kabupaten Tambrauw.
Seorang warga yang mengaku melihat kejadian tersebut mengatakan para korban sempat berusaha menyelamatkan diri saat diserang oleh kelompok yang diduga keluar dari kawasan hutan.
“Korban yang diserang itu pegawai rumah sakit. Dorang lari sampai antara Banfot dengan Bano. Di tengah jalan itu dorang dapat tikam dari kelompok dari hutan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya dikutip dari iNews Sorong Raya.
Menurut keterangan warga tersebut, dua korban berhasil melarikan diri, sedangkan dua lainnya diduga menjadi korban serangan.
“Dua orang berhasil lari. Satu orang mati (meninggal) di jalan, dan satu lagi mereka bawa masuk ke dalam hutan,” ucapnya.
Saksi lain juga mengaku melihat korban tergeletak di jalan setelah kejadian tersebut. “Ini mama tua lihat dengan mata kepala sendiri, ada mayat tinggal di jalan raya,” katanya.
Kasi Humas Polres Tambrauw Ipda La Ode mengatakan, masih mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut. Aparat telah menuju lokasi untuk memastikan situasi dan melakukan penyelidikan.
“Belum dapat informasi lengkap. Anggota sudah digeser ke TKP,” ujar Ipda La Ode.
Diduga pelaku merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang beroperasi di wilayah Distrik Bamusbama.
Hingga kini aparat gabungan masih melakukan pengejaran serta memastikan kondisi dua korban yang masih berada di lokasi kejadian.
https://papua.inews.id/berita/4-pega...i-nasibnya/all
Sadis! Dua Warga Sipil Dieksekusi diTambrauw, TPNPB Klaim sebagai Agen Intel

Andy
Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang merupakan sayap militer Organisasi PapuaMerdeka (OPM) mengklaim telah mengeksekusi dua orang yang disebut sebagai anggota intelijen militer Indonesia diKabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya/Istimewa
3/16/26, 6:52 PM Sadis! Dua Warga Sipil Dieksekusi di Tambrauw, TPNPB Klaim sebagai Agen Intel Militer
https://wartaplus.com/read/21494/Sad...-Intel-Militer 2/13
TAMBRAUW,wartaplus.com - Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat
(TPNPB) yang merupakan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim telah
mengeksekusi dua orang yang disebut sebagai anggota intelijen militer Indonesia di Kabupaten
Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin, 16 Maret 2026.
Menurut siaran pers resmi dari Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB yang
dikeluarkan oleh juru bicara Sebby Sambom pada hari yang sama, penyerangan terjadi sekitar
pukul 11.12 WIT di wilayah perbatasan antara Kampung Banfot, Distrik Feef, dan Kampung Jukbi,
Distrik Bamus Bama, Kabupaten Tambrauw.
Laporan tersebut disampaikan oleh Komandan Operasi KODAP XXXIII Ru Mana Tambrauw, Mayor
Marthen Faan, melalui rantai komando yang melibatkan Pimpinan Komando Wilayah Pertahanan
(KOWIP) Kolonel Gideon Yesnath dan Pimpinan Batalyon Sawok, Letkol Thobias Yekwam. Aksi ini
diklaim dilakukan oleh pasukan di bawah komando daerah tersebut, dengan tanggung jawab
dipegang oleh Brigjen Finsen Frabuku (Panglima Daerah KODAP XXXIII) dan wakilnya Letkol
Leonardo Syufi.
Dikatakan Sambom, TPNPB menegaskan kembali posisi mereka terhadap orang-orang yang
dianggap sebagai agen intelijen militer Indonesia yang menyamar sebagai tenaga medis, guru,
tukang ojek, pedagang, pengusaha kayu, atau profesi sipil lainnya.
Dalam insiden-insiden serupa sebelumnya di wilayah Tambrauw dan sekitarnya, pihak keamanan
sering membantah klaim TPNPB atau menyebut korban sebagai warga sipil, bukan personel
militer. Peristiwa ini menambah daftar klaim aksi kekerasan oleh TPNPB di wilayah Tambrauw pada
Maret 2026, di tengah ketegangan berkelanjutan di Papua.*
https://wartaplus.com/read/21494/Sad...-Intel-Militer 13/13
KKB Kembali membunuh tenaga kesehatan

Senin, 16 Maret 2026 - 15:11:00 WIT
Share
authoriNews
4 Pegawai RS Diserang KKB di Tambrauw, 2 Korban Selamat 2 Belum Diketahui Nasibnya
Dua dari empat orang yang selamat dari penyerangan diduga oleh KKB atau OPM di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. (Foto: Istimewa).
TAMBRAUW, iNews.id - Empat orang yang mengendarai sepeda motor menjadi korban penyerangan kelompok bersenjata di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026) pukul 11.37 WIT. Dari empat korban, dua orang berhasil melarikan diri, sementara dua lainnya masih berada di lokasi kejadian.
Dua korban yang selamat saat ini berada di Pos TNI Bamusbama untuk melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat keamanan. Hingga kini kondisi dua korban lainnya belum diketahui secara pasti.
Peristiwa itu terjadi ketika keempat korban yang diduga merupakan pegawai rumah sakit melintas di jalur menuju Bamusbama–Fef, ibu kota Kabupaten Tambrauw.
Seorang warga yang mengaku melihat kejadian tersebut mengatakan para korban sempat berusaha menyelamatkan diri saat diserang oleh kelompok yang diduga keluar dari kawasan hutan.
“Korban yang diserang itu pegawai rumah sakit. Dorang lari sampai antara Banfot dengan Bano. Di tengah jalan itu dorang dapat tikam dari kelompok dari hutan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya dikutip dari iNews Sorong Raya.
Menurut keterangan warga tersebut, dua korban berhasil melarikan diri, sedangkan dua lainnya diduga menjadi korban serangan.
“Dua orang berhasil lari. Satu orang mati (meninggal) di jalan, dan satu lagi mereka bawa masuk ke dalam hutan,” ucapnya.
Saksi lain juga mengaku melihat korban tergeletak di jalan setelah kejadian tersebut. “Ini mama tua lihat dengan mata kepala sendiri, ada mayat tinggal di jalan raya,” katanya.
Kasi Humas Polres Tambrauw Ipda La Ode mengatakan, masih mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut. Aparat telah menuju lokasi untuk memastikan situasi dan melakukan penyelidikan.
“Belum dapat informasi lengkap. Anggota sudah digeser ke TKP,” ujar Ipda La Ode.
Diduga pelaku merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang beroperasi di wilayah Distrik Bamusbama.
Hingga kini aparat gabungan masih melakukan pengejaran serta memastikan kondisi dua korban yang masih berada di lokasi kejadian.
https://papua.inews.id/berita/4-pega...i-nasibnya/all
Sadis! Dua Warga Sipil Dieksekusi diTambrauw, TPNPB Klaim sebagai Agen Intel

Andy
Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang merupakan sayap militer Organisasi PapuaMerdeka (OPM) mengklaim telah mengeksekusi dua orang yang disebut sebagai anggota intelijen militer Indonesia diKabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya/Istimewa
3/16/26, 6:52 PM Sadis! Dua Warga Sipil Dieksekusi di Tambrauw, TPNPB Klaim sebagai Agen Intel Militer
https://wartaplus.com/read/21494/Sad...-Intel-Militer 2/13
TAMBRAUW,wartaplus.com - Kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat
(TPNPB) yang merupakan sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim telah
mengeksekusi dua orang yang disebut sebagai anggota intelijen militer Indonesia di Kabupaten
Tambrauw, Papua Barat Daya, Senin, 16 Maret 2026.
Menurut siaran pers resmi dari Manajemen Markas Pusat Komando Nasional TPNPB yang
dikeluarkan oleh juru bicara Sebby Sambom pada hari yang sama, penyerangan terjadi sekitar
pukul 11.12 WIT di wilayah perbatasan antara Kampung Banfot, Distrik Feef, dan Kampung Jukbi,
Distrik Bamus Bama, Kabupaten Tambrauw.
Laporan tersebut disampaikan oleh Komandan Operasi KODAP XXXIII Ru Mana Tambrauw, Mayor
Marthen Faan, melalui rantai komando yang melibatkan Pimpinan Komando Wilayah Pertahanan
(KOWIP) Kolonel Gideon Yesnath dan Pimpinan Batalyon Sawok, Letkol Thobias Yekwam. Aksi ini
diklaim dilakukan oleh pasukan di bawah komando daerah tersebut, dengan tanggung jawab
dipegang oleh Brigjen Finsen Frabuku (Panglima Daerah KODAP XXXIII) dan wakilnya Letkol
Leonardo Syufi.
Dikatakan Sambom, TPNPB menegaskan kembali posisi mereka terhadap orang-orang yang
dianggap sebagai agen intelijen militer Indonesia yang menyamar sebagai tenaga medis, guru,
tukang ojek, pedagang, pengusaha kayu, atau profesi sipil lainnya.
Dalam insiden-insiden serupa sebelumnya di wilayah Tambrauw dan sekitarnya, pihak keamanan
sering membantah klaim TPNPB atau menyebut korban sebagai warga sipil, bukan personel
militer. Peristiwa ini menambah daftar klaim aksi kekerasan oleh TPNPB di wilayah Tambrauw pada
Maret 2026, di tengah ketegangan berkelanjutan di Papua.*
https://wartaplus.com/read/21494/Sad...-Intel-Militer 13/13
KKB Kembali membunuh tenaga kesehatan
0
56
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan