- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Warganet Pertanyakan Harga Roti MBG di Cianjur: Beli Grosir Pasti Lebih Murah, Kenapa
TS
y.n.t.k.t.s
Warganet Pertanyakan Harga Roti MBG di Cianjur: Beli Grosir Pasti Lebih Murah, Kenapa

Quote:
Warganet Pertanyakan Harga Roti MBG di Cianjur: Beli Grosir Pasti Lebih Murah, Kenapa Ini Lebih Mahal?
Suara Merdeka Pekalongan
CIANJUR, pekalongan.suaramerdeka.com-Menu kering dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah menuai sorotan sejak hari pertama sekolah di waktu Ramadan.
Sesuai instruksi dari Badan Gizi Nasional (BGN), menu kering yang dibagikan harus bisa dikonsumsi saat waktu berbuka.
Oleh karena itu, menu yang sering dibagikan berupa roti, susu, buah seperti jeruk, pir, atau kurma.
Selain makanan yang tahan sampai waktu buka, menu kering MBG saat ini juga dicantumkan harga dan kandungan gizi dalam makanan yang dibagikan.
Baca Juga: Viral Menu Donat dari Brand Terkenal untuk MBG, Warganet Terpecah antara Kandungan Gizi dan Pengalaman Icip Makanan Tertentu
Label harga menjadi salah satu yang sering mendapat komplain dari wali murid maupun guru karena beberapa menu dianggap tak sesuai dengan laporan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan harga di pasaran.
Seperti unggahan viral yang baru-baru ini ramai di media sosial, menyoroti harga roti yang dibagikan untuk MBG di Mekargalih, Cikalongkulon, Cianjur, Jawa Barat.
Dugaan Markup Harga Roti dari Harga Pasaran
Sebuah unggahan menyoroti tentang menu kering MBG dari SPPG Mekargalih 3, Cianjur, Jawa Barat sedang menjadi perbincangan di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, perekam video mempertanyakan selisih perbedaan harga roti yang dicantumkan pihak SPPG dengan harga pasarannya.
Baca Juga: Pembagian MBG TK di Rawajitu Timur Lampung Ngaret, Siswa Sudah Pulang tapi Harus Kembali ke Sekolah
“Ini masih tentang SPPG yang di Mekargalih 3. Bos, ini (roti) di warung harganya seribuan bos, ini (tertulis) Rp3.500, yang bener aja bos,” ucap perekam video, dikutip dari unggahan @volkinfo pada Minggu, 15 Maret 2026.
“Gimana ini SPPG? Ini roti Rp3.500 tapi di warung seribu. Parah,” imbuhnya.
Roti dengan brand Papabear rasa susu itu adalah menu yang dibagikan untuk hari Kamis, 12 Maret 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terlihat dalam videonya, selain roti, menu MBG lainnya yang diberikan adalah kacang tanah kulit yang dihargai Rp1.000, susu seharga Rp3.700, dan jeruk seharga Rp1.800.
Menuai Tanda Tanya dari Warganet
Video yang kini sudah tayang lebih dari 55 ribu kali penayangan itu kemudian ramai dengan pertanyaan dari warganet.
Baca Juga: SPPG Bumirejo Dihentikan Sementara,Kasatgas MBG Pemalang: Mereka Sudah Akui Kesalahan
Beberapa komentar yang ditinggalkan seperti, “Itu roti aku pernah beli Rp950 atau Rp900 gitu, nggak ada seribu kok soalnya aku pernah beli,” tulis akun @dwi********i
“Dana tiap porsi Rp15.000, Rp10.000 buat makanan, Rp3.000 buat operasional, dan Rp2.000 buat pemilik SPPG, yaudah kalikan aja berapa ribu porsi setiap harinya,” tulis akun @kat*********i
“Di warung banyak itu seribuan, kalau beli grosiran udah pasti lebih murah kenapa ini lebih mahal?” tulis akun @sha*******2
Sementara itu, pihak SPPG Mekargalih 3 belum buka suara mengenai perbedaan harga di label dan harga pasaran yang tengah jadi perbincangan tersebut. ***
Suara Merdeka Pekalongan
CIANJUR, pekalongan.suaramerdeka.com-Menu kering dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah menuai sorotan sejak hari pertama sekolah di waktu Ramadan.
Sesuai instruksi dari Badan Gizi Nasional (BGN), menu kering yang dibagikan harus bisa dikonsumsi saat waktu berbuka.
Oleh karena itu, menu yang sering dibagikan berupa roti, susu, buah seperti jeruk, pir, atau kurma.
Selain makanan yang tahan sampai waktu buka, menu kering MBG saat ini juga dicantumkan harga dan kandungan gizi dalam makanan yang dibagikan.
Baca Juga: Viral Menu Donat dari Brand Terkenal untuk MBG, Warganet Terpecah antara Kandungan Gizi dan Pengalaman Icip Makanan Tertentu
Label harga menjadi salah satu yang sering mendapat komplain dari wali murid maupun guru karena beberapa menu dianggap tak sesuai dengan laporan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan harga di pasaran.
Seperti unggahan viral yang baru-baru ini ramai di media sosial, menyoroti harga roti yang dibagikan untuk MBG di Mekargalih, Cikalongkulon, Cianjur, Jawa Barat.
Dugaan Markup Harga Roti dari Harga Pasaran
Sebuah unggahan menyoroti tentang menu kering MBG dari SPPG Mekargalih 3, Cianjur, Jawa Barat sedang menjadi perbincangan di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, perekam video mempertanyakan selisih perbedaan harga roti yang dicantumkan pihak SPPG dengan harga pasarannya.
Baca Juga: Pembagian MBG TK di Rawajitu Timur Lampung Ngaret, Siswa Sudah Pulang tapi Harus Kembali ke Sekolah
“Ini masih tentang SPPG yang di Mekargalih 3. Bos, ini (roti) di warung harganya seribuan bos, ini (tertulis) Rp3.500, yang bener aja bos,” ucap perekam video, dikutip dari unggahan @volkinfo pada Minggu, 15 Maret 2026.
“Gimana ini SPPG? Ini roti Rp3.500 tapi di warung seribu. Parah,” imbuhnya.
Roti dengan brand Papabear rasa susu itu adalah menu yang dibagikan untuk hari Kamis, 12 Maret 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terlihat dalam videonya, selain roti, menu MBG lainnya yang diberikan adalah kacang tanah kulit yang dihargai Rp1.000, susu seharga Rp3.700, dan jeruk seharga Rp1.800.
Menuai Tanda Tanya dari Warganet
Video yang kini sudah tayang lebih dari 55 ribu kali penayangan itu kemudian ramai dengan pertanyaan dari warganet.
Baca Juga: SPPG Bumirejo Dihentikan Sementara,Kasatgas MBG Pemalang: Mereka Sudah Akui Kesalahan
Beberapa komentar yang ditinggalkan seperti, “Itu roti aku pernah beli Rp950 atau Rp900 gitu, nggak ada seribu kok soalnya aku pernah beli,” tulis akun @dwi********i
“Dana tiap porsi Rp15.000, Rp10.000 buat makanan, Rp3.000 buat operasional, dan Rp2.000 buat pemilik SPPG, yaudah kalikan aja berapa ribu porsi setiap harinya,” tulis akun @kat*********i
“Di warung banyak itu seribuan, kalau beli grosiran udah pasti lebih murah kenapa ini lebih mahal?” tulis akun @sha*******2
Sementara itu, pihak SPPG Mekargalih 3 belum buka suara mengenai perbedaan harga di label dan harga pasaran yang tengah jadi perbincangan tersebut. ***
https://pekalongan.suaramerdeka.com/...h-mahal?page=2
kita bangsa (T) yg besar
kata Maling Berkedok Gizi
0
412
Kutip
20
Balasan
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan