- Beranda
- Komunitas
- News
- Forex
Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed Memudar; Saham AS Hadapi Risiko Ganda
TS
umjoshen
Harapan Pemangkasan Suku Bunga The Fed Memudar; Saham AS Hadapi Risiko Ganda
Pasar global menutup pekan dengan perubahan besar pada ekspektasi kebijakan moneter. Kenaikan tajam imbal hasil obligasi pemerintah AS serta meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah membuat harapan pemangkasan suku bunga The Fed semakin memudar.
Setelah data CPI AS minggu ini dirilis sesuai ekspektasi, perhatian pasar langsung beralih ke pasar obligasi. Permintaan yang lemah pada lelang US Treasury mendorong yield melonjak dan membuat pasar kembali menilai ulang kemungkinan kebijakan suku bunga di masa depan.

Data dari CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar kini hanya memperkirakan kemungkinan satu kali pemangkasan suku bunga pada tahun 2026, bahkan tidak menutup kemungkinan tidak ada pemangkasan sama sekali. Perubahan ekspektasi ini mendorong penguatan dolar AS sekaligus meningkatkan tekanan pada aset berisiko.

Indeks Dolar AS kembali menguat seiring kenaikan yield Treasury dan meningkatnya permintaan aset safe haven. Selama imbal hasil tetap tinggi dan ekspektasi pemangkasan suku bunga tetap rendah, dolar berpotensi mempertahankan momentum penguatannya.

Sementara itu, pasar saham AS menghadapi tekanan dari dua arah sekaligus. Kenaikan yield membuat biaya pinjaman meningkat, sementara risiko inflasi yang tetap tinggi dapat menekan kinerja perusahaan. Kondisi ini membuat indeks S&P 500 bergerak defensif di dekat area support penting.
Disclaimer
Komentar, berita, riset, analisis, harga, dan seluruh informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya bersifat informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai saran apa pun. Ultima Markets telah mengambil langkah yang wajar untuk menyediakan informasi terkini, namun tidak dapat menjamin keakuratan dan dapat melakukan perubahan tanpa pemberitahuan. Ultima Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi yang disediakan.
Setelah data CPI AS minggu ini dirilis sesuai ekspektasi, perhatian pasar langsung beralih ke pasar obligasi. Permintaan yang lemah pada lelang US Treasury mendorong yield melonjak dan membuat pasar kembali menilai ulang kemungkinan kebijakan suku bunga di masa depan.

2026 Fed Rate Probabilities | Source: CME FedWatch
Data dari CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar kini hanya memperkirakan kemungkinan satu kali pemangkasan suku bunga pada tahun 2026, bahkan tidak menutup kemungkinan tidak ada pemangkasan sama sekali. Perubahan ekspektasi ini mendorong penguatan dolar AS sekaligus meningkatkan tekanan pada aset berisiko.

USDX, H4 Chart | Ultima Markets MT5
Indeks Dolar AS kembali menguat seiring kenaikan yield Treasury dan meningkatnya permintaan aset safe haven. Selama imbal hasil tetap tinggi dan ekspektasi pemangkasan suku bunga tetap rendah, dolar berpotensi mempertahankan momentum penguatannya.

SP500, Daily Chart | Ultima Markets MT5
Sementara itu, pasar saham AS menghadapi tekanan dari dua arah sekaligus. Kenaikan yield membuat biaya pinjaman meningkat, sementara risiko inflasi yang tetap tinggi dapat menekan kinerja perusahaan. Kondisi ini membuat indeks S&P 500 bergerak defensif di dekat area support penting.
Disclaimer
Komentar, berita, riset, analisis, harga, dan seluruh informasi yang terkandung dalam artikel ini hanya bersifat informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai saran apa pun. Ultima Markets telah mengambil langkah yang wajar untuk menyediakan informasi terkini, namun tidak dapat menjamin keakuratan dan dapat melakukan perubahan tanpa pemberitahuan. Ultima Markets tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi yang disediakan.
0
6
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan