Prabowo: Krisis Suatu Blessing in Disguise, Yang Kuat Akan Selamat
TS
aleksandronesta
Prabowo: Krisis Suatu Blessing in Disguise, Yang Kuat Akan Selamat
Quote:
Prabowo: Krisis Suatu Blessing in Disguise, Yang Kuat Akan Selamat
Eva Safitri - detikNews
Rabu, 11 Mar 2026 20:31 WIB
BAGIKAN
Komentar
Foto: Prabowo Subianto
Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto menilai situasi krisis global yang penuh ketidakpastian justru dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk bangkit lebih kuat. Ia bahkan menyebut krisis sebagai blessing in disguise atau berkah yang tersembunyi.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di acara Tasyakuran ke-1 Danantara di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026). Prabowo mengatakan berbagai krisis yang terjadi di dunia saat ini merupakan ujian sekaligus momentum bagi setiap negara untuk memperkuat diri. Menurutnya, krisis sering kali melahirkan peluang baru bagi pihak yang mampu bertahan.
"Saudara-saudara, ini semakin mendesak karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian. Terjadi di mana-mana krisis. Tapi Saudara-saudara, krisis selalu menghasilkan peluang. Krisis adalah ujian. Krisis adalah batu loncatan," ujarnya.
Prabowo menambahkan bahwa hanya negara yang kuat yang mampu melewati masa sulit tersebut, sementara yang tidak siap akan terus menghadapi penderitaan. Prabowo meyakini Indonesia kuat karena punya modal besar.
"Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah. Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini," ujarnya.
"Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise," ucapnya.
Prabowo mengakui bahwa situasi krisis memang dipenuhi tantangan dan kesulitan. Namun menurutnya, kondisi tersebut justru memaksa pemerintah untuk mempercepat berbagai agenda strategis yang telah direncanakan.
"Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan. Tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik," ucapnya.
Salah satu yang disorot adalah upaya mencapai swasembada pangan. Prabowo menargetkan swasembada energi yang dapat dicapai 4 tahun ke depan.
"Kita sudah punya rencana swasembada pangan, alhamdulillah sudah tercapai sebagian. Kita sudah punya niat swasembada energi yang rencana kita yakin kita akan tercapai dalam empat tahun lagi," ujarnya.
Kemajuan eropa dimulai ketika jalan ke Asia ditutup oleh Turki Ottoman
Kemajuan Indonesia dimulai ketika selat Hormuz ditutup oleh Iran
Revolusi industri atau lebih tepatnya revolusi energi Indonesia membuat Bobibos n Nikuba yang Barat pun nggak bisa membuatnya n maksudnya bukan Barat nggak bisa membuatnya tapi kurang efektif akhirnya ditinggalkan
Spoiler for :
Yang penting kita punya alat yang mengubah air jadi BBM dan alat n sarana-sarana lain itu dibuat dengan harga murah maka jadilah Nikuba yang potensial pengganti BBM