- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
SMA Pamekasan Tolak 1.002 Paket MBG, Lele Masih Hidup dan Mentah
TS
jpnn.com
SMA Pamekasan Tolak 1.002 Paket MBG, Lele Masih Hidup dan Mentah

Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG). Foto: Chat GPT
jatim.jpnn.com, PAMEKASAN - SMA Negeri 2 Pamekasan menolak 1.022 porsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedianya dibagikan kepada siswa dan guru pada Senin (9/3). Penolakan dilakukan karena sekolah menemukan menu berupa ikan lele yang dikirim dalam kondisi mentah termarinasi, bahkan ada yang masih hidup.
Kepala SMAN 2 Pamekasan Moh Arifin mengatakan penolakan tersebut berlaku untuk jatah MBG selama tiga hari, yakni 9 hingga 11 Maret 2026.
Baca Juga:
Program MBG Harus Tepat Sasaran, Ini Pesan Indah Kurniawati
“Penolakan untuk jatah MBG tiga hari, Senin sampai Rabu, tanggal 9 sampai 11 Maret. Isinya dua potong tempe, dua potong tahu, dan satu lele mentah,” kata Arifin, Selasa (10/3).
Arifin menilai kualitas menu yang dikirim oleh dapur penyedia tidak layak dikonsumsi dan berpotensi membahayakan siswa. Menurutnya, ikan lele mentah tersebut diperkirakan akan cepat membusuk jika dibiarkan terlalu lama.
“MBG hari ini di SMA 2 tidak layak dibagikan kepada siswa dan guru. Lele yang masih hidup ini diperkirakan pukul 12.00 WIB, sudah membusuk dan bisa merusak makanan lain,” ujarnya.
Dia juga mengaku menemukan lele mentah tersebut ditempatkan dalam wadah yang sama dengan potongan tempe dan tahu ungkep.
Baca Juga:
Cerita Ibunda Vidi Aldiano Sebelum Sang Putra Meninggal Dunia
“Kumis lelenya masih utuh. Ini sangat disesalkan oleh sekolah karena berpotensi menjadi sampah karena pasti akan dibuang oleh siswa,” ucapnya.
Arifin menyebut kejadian tersebut bukan yang pertama terjadi. Pihak sekolah, bahkan mempertimbangkan meninjau ulang kerja sama dengan dapur penyedia MBG.
Menurutnya, sekolah kemungkinan akan memutus nota kesepahaman (MoU) dengan SPPG As-Salman yang berada di Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu.
"Ada kecenderungan sekolah juga akan segera memutus kontrak. MOU untuk pindah dapur. Akan kami sampaikan secara tertulis,” kata Arifin.
Baca Juga:
10 Makanan Kaya Kolagen yang Wajib Anda Konsumsi
Sementara itu, Ahli Gizi SPPG As-Salman Fikri Mutawakkil mengakui adanya insiden penolakan tersebut. Namun, dia menjelaskan penggunaan lele marinasi dilakukan untuk menjaga kandungan protein dan kualitas gizi.
“Lele marinasi digunakan untuk mencegah berkurangnya gizi dan menambah protein. Yang kedua untuk menambah protein di hari itu. Yang ketiga, penyimpanan lele marinasi itu tahan sampai 1 hari,” kata Fikri.
Dia menyayangkan video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sebagian menu MBG. Menurut Fikri, paket makanan sebenarnya juga dilengkapi dengan roti pizza, telur rebus, susu, dan buah naga.
“Video yang beredar hanya menampilkan lele, tahu, dan tempe ungkep saja, tanpa menunjukkan menu lain seperti roti pizza, susu, telur rebus, dan buah naga,” ujarnya.
Baca Juga:
Rupiah Tembus Rp17.000, Menkeu Bantah RI Resesi, Tegaskan Ekonomi Masih Ekspansi
Walakin, pihak SPPG As-Salman menyampaikan permohonan maaf dan berjanji melakukan evaluasi menyeluruh.
"Kami dari SPPG As-Salman, Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu memohon maaf apabila ada kata-kata yang salah tindakan yang salah dan akan memperbaiki ke depannya. Mungkin ini sebagai evaluasi dari kami dan akan lebih baik ke depannya,” ucapnya. (mcr12/jpnn)
Sumber:
SMA Pamekasan Tolak 1.002 Paket MBG, Lele Masih Hidup dan Mentah
Diubah oleh jpnn.com 10-03-2026 17:44
aldonistic dan 2 lainnya memberi reputasi
3
340
16
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan