- Beranda
- Komunitas
- Story
- Heart to Heart
Anak Baru
TS
blackpen24
Anak Baru
Sya baru saja lulus bulan lalu, masih unofficially. Sekarang bekerja di sebuah Company, salah satu peraturanny adalah mewajibkan sya tinggal di wisma. Sya bersedia, sebab sudah terbiasa merantau semasa kuliah dlu. Pekerjaanny menyenangkan bagi sya, tapi sayang lingkunganny membuat sya sulit beradaptasi. Ada senioritas! Hari pertama seperti orang linglung, tidak ada pengarahan atau ketentuan disampaikan. Atasan acuh, bahkan tidur pas sya sampai. Maksud sya, gambaran bekerja itu adalah seperti magang, dimana hari pertama orientasi dlu.
Hari berikutny sama saja.
Atasan itu berkata, "kamu jangan diam-diam, banyak-banyak bertanya, kalau diam sya anggap sudah paham." Makin bingung saya, ibarat tidak dikasih materi tapi sudah disuruh bertanya, topikny mana? Apalagi sya tipikal yg mudah paham dg praktik.
Di hari pertama sebenarny sya sudah sokab melihat mereka memasak di dapur, jiwa tidak enakan menawarkan diri. "Apakah ad yg perlu dibantu kakak-kakak?" Diam saja, katany tidak usahlah, sudah selesailah dan macam-macam. Okay! Besokanny ditegur lagi dg yg lain, "kamu jangan banyak diam, aktif, banyak bertanya." Banyak momen saat sya bertanya dijawab dg nada nyolot, ad jg yg bilang "kok pertanyaanny itu terus?" Padahal BEDA. Dan pertanyaan sya tidak mendapat jawaban.
Kami di wisma 8 orang, termasuk si atasan. Mereka kelihatan akrab karna sudah lama, lebih dr 7 bulanan. Sya ingin mencoba akrab, tp seperti ad pembullyan. Sekarang sya bingung memilih menetap atau resign saja, karna sya masuk awal Maret jd masih seumur jagung. Mungkin tidak terbiasa, sya menangis di hari ketiga dan sempat cerita k HRD, tapi saran beliau untuk coba dilanjutkan.
Apakah agan/sis kaskus ad saran? Sya ini butuh solusi.
Hari berikutny sama saja.
Atasan itu berkata, "kamu jangan diam-diam, banyak-banyak bertanya, kalau diam sya anggap sudah paham." Makin bingung saya, ibarat tidak dikasih materi tapi sudah disuruh bertanya, topikny mana? Apalagi sya tipikal yg mudah paham dg praktik.
Di hari pertama sebenarny sya sudah sokab melihat mereka memasak di dapur, jiwa tidak enakan menawarkan diri. "Apakah ad yg perlu dibantu kakak-kakak?" Diam saja, katany tidak usahlah, sudah selesailah dan macam-macam. Okay! Besokanny ditegur lagi dg yg lain, "kamu jangan banyak diam, aktif, banyak bertanya." Banyak momen saat sya bertanya dijawab dg nada nyolot, ad jg yg bilang "kok pertanyaanny itu terus?" Padahal BEDA. Dan pertanyaan sya tidak mendapat jawaban.
Kami di wisma 8 orang, termasuk si atasan. Mereka kelihatan akrab karna sudah lama, lebih dr 7 bulanan. Sya ingin mencoba akrab, tp seperti ad pembullyan. Sekarang sya bingung memilih menetap atau resign saja, karna sya masuk awal Maret jd masih seumur jagung. Mungkin tidak terbiasa, sya menangis di hari ketiga dan sempat cerita k HRD, tapi saran beliau untuk coba dilanjutkan.
Apakah agan/sis kaskus ad saran? Sya ini butuh solusi.

teguhjepang9932 memberi reputasi
1
70
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan