- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita Luar Negeri
Stok Rudal Pencegat di Teluk Tinggal Hitungan Hari, Rawan Jadi Target Empuk Iran
1/2
TS
alexisnews
Stok Rudal Pencegat di Teluk Tinggal Hitungan Hari, Rawan Jadi Target Empuk Iran
Stok Rudal Pencegat di Teluk Tinggal Hitungan Hari, Rawan Jadi Target Empuk Iran
DUBAI, - hariangarutnews.com Negara-negara di kawasan Teluk Persia berpacu dengan waktu untuk menghalau gelombang serangan drone dan rudal dari Iran. Meski sejauh ini berhasil meminimalkan kerusakan berkat sistem pertahanan udara buatan Amerika Serikat (AS), mereka khawatir mengenai jumlah stok amunisi mereka. Negara-negara Arab yang kaya akan minyak ini memiliki sistem pertahanan udara paling mutakhir di dunia yang terintegrasi dengan militer AS.
Namun, variabel krusial dalam perang ini adalah apakah monarki-monarki tersebut akan kehabisan rudal pencegat atau interceptor sebelum Iran kehabisan proyektilnya.Pakar rudal dari Universitas Oslo, Fabian Hoffmann, memperingatkan bahwa intensitas penggunaan rudal pencegat saat ini sulit untuk dipertahankan dalam jangka panjang.
Intensitas penggunaan pencegat yang kita lihat selama beberapa hari terakhir tidak dapat dipertahankan lebih dari satu minggu, mungkin hanya beberapa hari saja, dan kemudian mereka akan merasakan dampak dari kekurangan rudal pencegat," ujar Hoffmann. Data menunjukkan besarnya skala serangan yang dihadapi negara-negara Teluk, sebagaimana dilansir Wall Street Journal.
DUBAI, - hariangarutnews.com Negara-negara di kawasan Teluk Persia berpacu dengan waktu untuk menghalau gelombang serangan drone dan rudal dari Iran. Meski sejauh ini berhasil meminimalkan kerusakan berkat sistem pertahanan udara buatan Amerika Serikat (AS), mereka khawatir mengenai jumlah stok amunisi mereka. Negara-negara Arab yang kaya akan minyak ini memiliki sistem pertahanan udara paling mutakhir di dunia yang terintegrasi dengan militer AS.
Namun, variabel krusial dalam perang ini adalah apakah monarki-monarki tersebut akan kehabisan rudal pencegat atau interceptor sebelum Iran kehabisan proyektilnya.Pakar rudal dari Universitas Oslo, Fabian Hoffmann, memperingatkan bahwa intensitas penggunaan rudal pencegat saat ini sulit untuk dipertahankan dalam jangka panjang.
Intensitas penggunaan pencegat yang kita lihat selama beberapa hari terakhir tidak dapat dipertahankan lebih dari satu minggu, mungkin hanya beberapa hari saja, dan kemudian mereka akan merasakan dampak dari kekurangan rudal pencegat," ujar Hoffmann. Data menunjukkan besarnya skala serangan yang dihadapi negara-negara Teluk, sebagaimana dilansir Wall Street Journal.
0
490
8
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan

