- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Ermanto Usman yang Tewas Dibunuh Sempat Dipecat 2 Kali dari JICT karena Terlalu Vokal
TS
bestieku
Ermanto Usman yang Tewas Dibunuh Sempat Dipecat 2 Kali dari JICT karena Terlalu Vokal

BEKASI, KOMPAS.com – Dalsaf Usman, kakak kandung Ermanto Usman (65), mengungkapkan bahwa adiknya sempat dua kali dipecat dari Jakarta International Container Terminal (JICT), anak perusahaan Pelindo, karena dinilai terlalu vokal menyuarakan aspirasi serikat buruh.
"Dia (korban) dua kali dipecat di Pelindo. Pada saat dipecat itu akhirnya dibatalkan lagi oleh Menteri Perhubungan. Dia dipecat karena memang mengkritik kebijakan yang tidak sesuai prosedur," ujar Dalsaf kepada awak media, Selasa (3/3/2026).
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Menurut Dalsaf, semasa aktif bekerja, Ermanto menduduki jabatan Manager HRD di JICT dan menjabat sebagai ketua persatuan pensiunan JICT.
Ia dikenal vokal membahas berbagai persoalan, termasuk dugaan kasus korupsi di perusahaan tersebut.
"Jadi memang karena jiwanya patriot seperti itu walaupun pihak keluarga sudah menyarankan untuk menghentikan itu, dia tetap jalan terus," kata Dalsaf.
Dalsaf mengatakan, adiknya juga kerap menyampaikan pandangannya melalui sejumlah siniar atau podcast, termasuk membahas persoalan perpanjangan kontrak JICT dengan perusahaan Hongkong Hutchison Port Holdings (HPH).
"Memang almarhum ini luar biasa ya. Terutama waktu dia masih aktif bekerja membela pekerja. Kan dia ketua serikat pekerja di BUMN, PT JICT. Kemudian juga dia idealis termasuk masalah kepentingan bangsa," ucap Dalsaf.
Sementara itu, putra sulung korban, Fiandy A Putra (33), mengatakan ayahnya sudah tak lagi bekerja dari JICT sejak sembilan tahun lalu.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
"Bapak saya sudah 9 tahun yang lalu pensiun dari PT JICT, anak perusahaan dari Pelindo. Beberapa waktu ini bapak sempat aktif dan antusias untuk membuat podcast. Itu termasuk mungkin aktivis ya," ujar Putra.
Putra menilai aktivitas ayahnya memiliki risiko karena berkaitan dengan kepentingan para pekerja di lapangan.
"Bapak saya ini mencoba untuk membuka kebenaran dan mementingkan semua orang-orang di lapangan yang susah," kata Putra.
"Apa yang dilakukan ayah saya adalah suatu hal yang kami tahu bersama seperti apa risikonya," lanjut dia.
Meski tidak mengetahui secara detail seluruh aktivitas sang ayah, Putra meyakini peristiwa yang menimpa kedua orangtuanya bukan murni tindak perampokan.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga meminta keadilan kepada Presiden Prabowo Subianto agar kasus ini dapat diusut secara tuntas.
"Kami dari keluarga memohon keadilan kepada Bapak Presiden, semoga kasus ayahanda kami bisa terungkap siapa pelakunya. Karena menurut kami ini lebih mengarah kepada kasus pembunuhan," ungkap Putra.
Meski demikian, ia menegaskan keluarga tetap menunggu hasil penyelidikan aparat penegak hukum.
"Tapi kami tunggu klarifikasinya langsung dari kepolisian, pihak yang berwajib. Dan kami akan mengikuti proses hukum yang ada di Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Ermanto dan istrinya, Pasmilawati (60), diduga menjadi korban perampokan disertai penganiayaan yang berujung maut pada Senin (2/3/2026).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengatakan dugaan sementara peristiwa yang menimpa Ermanto dan Pasmilawati mengarah pada tindak perampokan meski motif pastinya masih dalam penyelidikan.
"Masih dalam lidik, kami belum bisa menyimpulkan saat ini. Tapi yang disampaikan anak korban, gelang emas di tangan ibunya hilang, kunci mobil dua-duanya hilang," ujar Andi di lokasi kejadian, Senin.
Saat ditemukan, Ermanto berada di atas kasur dalam kondisi bersimbah darah, sementara Pasmilawati tergeletak di lantai kamar. Pemeriksaan awal medis menunjukkan keduanya mengalami luka akibat pukulan benda tumpul di bagian belakang kepala.
Saat ini, penyelidikan melibatkan personel Polsek Pondok Gede, Polres Metro Bekasi Kota, hingga Jatanras Polda Metro Jaya untuk mengungkap pelaku serta motif dalam kasus tersebut.
https://megapolitan.kompas.com/read/...page=all#page2
saya.palsu dan tabraklari81223 memberi reputasi
2
474
4
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan