- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Rumah Makan Nekat Buka Saat Ramadhan, Satpol PP Gorontalo Sita Peralatan Masak
TS
rizkync108
Rumah Makan Nekat Buka Saat Ramadhan, Satpol PP Gorontalo Sita Peralatan Masak
Kompas.com, 2 Maret 2026, 09:26 WIB
Rosyid A Azhar , Diamanty Meiliana
Tim Redaksi

GORONTALO, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Gorontalo melarang rumah makan, restoran atau kafe buka pagi hingga pukul 15.00 Wita selama bulan Ramadhan.
Larangan ini dituangkan dalam bentuk surat edaran Walikota Gorontalo Adhan Dambea.
Larangan berjualan makanan dan minuman di pagi hingga siang hari di Kota Gorontalo ini dipatuhi pemilik usaha, namun ada sejumlah pedagang yang nekat berjualan bahkan melayani makan minum di tempat.
Adanya pedagang yang membandel ini walikota Gorontalo Adhan Dambea sempat menegaskan akan menyita peralatan yang ada di warung.
“Siapa yang berani buka pagi, angkat semua kursi meja, kompor, angkat semunya,” kata Adhan Dambea dalam sebuah video yang sempat viral.
Dua Rumah Makan Kena Sita Satpol PP
Adhan tidak melarang rumah makan yang buka sore sebagai persiapan warga untuk berbelanja menjelang buka puasa, namun ia secara tegas memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan dengan mengangkat semua barang-barang pedagang yang membandel.
“Pernyataan itu sebagai bentuk ketegasan terhadap edaran Walikota kepada semua restoran kafe dan rumah makan untuk tidak membuka dagangannya di pagi hari sampai pukul 3 sore,” kata Hadi Sutrisno Daud, Juru Bicara Walikota Gorontalo, Senin (2/3/2026).
Hadi Sutrisno mengungkapkan meskipun sudah ada pernyataan keras dari Walikota Adhan Dambea ia tidak memungkiri adanya pedagang yang masih melanggar.
“Kemarin ada 2 rumah makan yang didapati Satpol PP melanggar ketentuan tersebut,” ujar Hadi Sutrisno.
Bahkan Satpol PP juga mendapati pedagang makanan sedang melayani pembeli yang makan di tempat, akibatnya mereka langsung melakukan penyitaan peralatan makan.
Para pedagang makanan yang membandel ini biasanya tidak membuka lapaknya secara terbuka untuk menghindari pandangan yang terlihat menyolok, namun mereka juga tidak kehilangan akal untuk dapat diketahui konsumennya dengan tidak sepenuhnya menutup warungnya.
sumber
Rosyid A Azhar , Diamanty Meiliana
Tim Redaksi

GORONTALO, KOMPAS.com – Pemerintah Kota Gorontalo melarang rumah makan, restoran atau kafe buka pagi hingga pukul 15.00 Wita selama bulan Ramadhan.
Larangan ini dituangkan dalam bentuk surat edaran Walikota Gorontalo Adhan Dambea.
Larangan berjualan makanan dan minuman di pagi hingga siang hari di Kota Gorontalo ini dipatuhi pemilik usaha, namun ada sejumlah pedagang yang nekat berjualan bahkan melayani makan minum di tempat.
Adanya pedagang yang membandel ini walikota Gorontalo Adhan Dambea sempat menegaskan akan menyita peralatan yang ada di warung.
“Siapa yang berani buka pagi, angkat semua kursi meja, kompor, angkat semunya,” kata Adhan Dambea dalam sebuah video yang sempat viral.
Dua Rumah Makan Kena Sita Satpol PP
Adhan tidak melarang rumah makan yang buka sore sebagai persiapan warga untuk berbelanja menjelang buka puasa, namun ia secara tegas memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan dengan mengangkat semua barang-barang pedagang yang membandel.
“Pernyataan itu sebagai bentuk ketegasan terhadap edaran Walikota kepada semua restoran kafe dan rumah makan untuk tidak membuka dagangannya di pagi hari sampai pukul 3 sore,” kata Hadi Sutrisno Daud, Juru Bicara Walikota Gorontalo, Senin (2/3/2026).
Hadi Sutrisno mengungkapkan meskipun sudah ada pernyataan keras dari Walikota Adhan Dambea ia tidak memungkiri adanya pedagang yang masih melanggar.
“Kemarin ada 2 rumah makan yang didapati Satpol PP melanggar ketentuan tersebut,” ujar Hadi Sutrisno.
Bahkan Satpol PP juga mendapati pedagang makanan sedang melayani pembeli yang makan di tempat, akibatnya mereka langsung melakukan penyitaan peralatan makan.
Para pedagang makanan yang membandel ini biasanya tidak membuka lapaknya secara terbuka untuk menghindari pandangan yang terlihat menyolok, namun mereka juga tidak kehilangan akal untuk dapat diketahui konsumennya dengan tidak sepenuhnya menutup warungnya.
sumber
kakekane.cell dan aldonistic memberi reputasi
2
636
39
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan