Quote:
tirto.id -
Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Mari Elka Pangestu, menilai kasus Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan pasar di pasar modal Indonesia. Polemik MSCI tersebut bahkan sempat mendorong keluarnya modal asing dari pasar domestik.
“Dalam kasus MSCI yang terjadi itu juga terkait dengan confidence, sempat menyebabkan capital outflow,” kata Mari dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang diselenggarakan OJK Institute secara daring, Kamis (19/2/2026).
Meski demikian, Mari menilai penanganan persoalan MSCI seharusnya dapat dijadikan momentum untuk mereformasi pasar modal Indonesia. Menurutnya, reformasi baru akan benar-benar berhasil jika delapan langkah yang telah diungkapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diimplementasikan secara menyeluruh oleh jajaran pimpinan baru OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI).
Selain memperbaiki tata kelola pasar modal, reformasi yang dijalankan OJK dan BEI juga dinilai berpotensi menarik kembali arus modal asing (capital inflow) ke pasar modal Indonesia hingga mencapai 60-70 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau lebih dari Rp1 kuadriliiun.
“Ini gambaran India mengalami hal yang sama beberapa tahun yang lalu, dengan kasus yang serupa dan di-punish dengan capital outflow. Tetapi karena dia benar-benar melakukan reformasi, didukung penuh oleh Prime Minister Modi, apa yang terjadi setelah 2 tahun capital inflow) kembali 60-70 miliar dolar,” papar Mari.
Karena itu, ia berpesan agar OJK dapat menjalankan reformasi pasar modal secara baik dan transparan. Proses reformasi tersebut, lanjut Mari, juga perlu ditopang oleh kepemimpinan OJK dan BEI yang profesional serta berintegritas tinggi.
“Jadi ini adalah momen buat kita melakukan reform,” pungkas Mari.
https://tirto.id/den-sebut-reformasi...uadriliun-hriC
Sepertinya Bu Mari pernah bersih bersih sarang tikus sendiri ini
Atau ngerjain chores rumah tangga
Gak pake minta tolong orang/ ART misalnya