- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
IHSG Melemah Sendirian di Bursa Asia Saat BI Rate Tetap 4,75%
TS
jaguarxj220
IHSG Melemah Sendirian di Bursa Asia Saat BI Rate Tetap 4,75%
Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah dengan pelemahan yang amat pesimistis usai Bank Indonesia mempertahankan BI Rate tetap di level 4,75% pada pertemuan Februari 2026. Terlebih lagi, merahnya IHSG menjadi satu–satunya di Bursa Asia.
Pada Kamis (19/2/2026), IHSG ditutup melemah di posisi 8.274,08 pada perdagangan hari ini, melemah 0,43% dibanding dengan perdagangan hari sebelumnya.


Pada Kamis (19/2/2026), IHSG ditutup melemah di posisi 8.274,08 pada perdagangan hari ini, melemah 0,43% dibanding dengan perdagangan hari sebelumnya.

Penutupan IHSG Sesi II pada Kamis 19 Februari 2026 (Bloomberg)
Posisi terendah IHSG hari ini sentuh mencapai 8.251,81 sedang tertinggi di posisi 8.376,19. Volume perdagangan tercatat melibatkan 53,3 miliar saham. Nilai perdagangan mencapai Rp26,23 triliun dengan frekuensi yang terjadi 3,33 juta kali diperjualbelikan.
Sejumlah saham mencatat penurunan amat dalam dan berada di deretan top losers pada perdagangan hari ini. Di antaranya adalah saham PT Sunson Textile Manufacturer Tbk (SSTM) yang ambles 14,96%, saham PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) melemah 14,85%, serta saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) turun 14,79%.
Berdasarkan data Bloomberg, IHSG merah sendirian dari banyaknya Bursa Asia yang menghijau sepanjang hari, KOSDAQ (Korea), KOSPI (Korea), SETI (Thailand), Straits Times (Singapura), TOPIX (Jepang), FTSE KLCI (Malaysia), NIKKEI 225 (Jepang), dan PSEi (Filipina), yang berhasil menguat masing-masing 4,94%, 3,09%, 1,75%, 1,29%, 1,18%, 0,62%, 0,57%, dan 0,19%.
Berdasarkan data Bloomberg, IHSG merah sendirian dari banyaknya Bursa Asia yang menghijau sepanjang hari, KOSDAQ (Korea), KOSPI (Korea), SETI (Thailand), Straits Times (Singapura), TOPIX (Jepang), FTSE KLCI (Malaysia), NIKKEI 225 (Jepang), dan PSEi (Filipina), yang berhasil menguat masing-masing 4,94%, 3,09%, 1,75%, 1,29%, 1,18%, 0,62%, 0,57%, dan 0,19%.
Sedang hanya IHSG (Indonesia) yang melemah 0,43% pada perdagangan hari ini. Jadi, IHSG adalah indeks dengan pelemahan satu–satunya di Asia, dan juga ASEAN.
Kamis, Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan tingkat suku bunga acuan BI Rate bertahan di level 4,75% dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pertemuan Februari 2026.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan dasar penetapan BI Rate bulan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini yakni pada upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global. Langkah ini juga ditempuh untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026–2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kamis, Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan tingkat suku bunga acuan BI Rate bertahan di level 4,75% dalam hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pertemuan Februari 2026.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan dasar penetapan BI Rate bulan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini yakni pada upaya stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak meningkatnya ketidakpastian global. Langkah ini juga ditempuh untuk mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026–2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

BI Rate Ditahan Tetap 4,75% (Bloomberg)
“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18–19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75%,” papar Perry dalam Konferensi Pers RDG BI Februari 2026, pada Kamis.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan Bank Sentral juga mempertahankan level suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility bertahan di level 5,5%.
Sebelumnya, Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg per Kamis pagi menghasilkan median proyeksi BI Rate tetap di 4,75%. Dengan itu, Keputusan BI sejalan dengan estimasi pasar.
Keputusan ini di sesuai dengan ekspektasi pasar yang senada meramal keputusan Rapat Dewan Gubernur hari ini. Konsensus 32 ekonom/analis yang disurvei oleh Bloomberg menghasilkan median 4,75% untuk BI Rate.
Bertahannya BI Rate pada pertemuan Februari menjadi yang ke–lima setelah pemangkasan pada RDG September 2025.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan Bank Sentral juga mempertahankan level suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility bertahan di level 5,5%.
Sebelumnya, Konsensus pasar yang dihimpun Bloomberg per Kamis pagi menghasilkan median proyeksi BI Rate tetap di 4,75%. Dengan itu, Keputusan BI sejalan dengan estimasi pasar.
Keputusan ini di sesuai dengan ekspektasi pasar yang senada meramal keputusan Rapat Dewan Gubernur hari ini. Konsensus 32 ekonom/analis yang disurvei oleh Bloomberg menghasilkan median 4,75% untuk BI Rate.
Bertahannya BI Rate pada pertemuan Februari menjadi yang ke–lima setelah pemangkasan pada RDG September 2025.
https://www.bloombergtechnoz.com/detail-news/100138/ihsg-melemah-sendirian-di-bursa-asia-saat-bi-rate-tetap-4-75/
Memang belakangan agak lain bursa saham Indo ini..
0
214
7
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan