- Beranda
- Komunitas
- Sports
- ONE Championship
Rekor Sempurna Bukan Segalanya, Carrillo Sebut Kekalahan Buat Perjuangan Lebih Manis
TS
ONEchampionshipid
Rekor Sempurna Bukan Segalanya, Carrillo Sebut Kekalahan Buat Perjuangan Lebih Manis

BOLASPORT.COM - Petarung ONE Championship, Nico Carrillo, tidak pernah membayangkan jalan menuju kesempatan meraih gelar juara dunia keduanya akan berjalan penuh liku. Namun, justru di situlah letak keindahannya.
Setahun setelah gagal merebut gelar juara interim kelas bantam Muay Thai ONE Championship, Sang Raja dari Utara kini mendapatkan kesempatan kedua yang bahkan lebih bermakna.
Alih-alih memandang kekalahan dalam laga perebutan gelar sebelumnya sebagai malapetaka, petarung asal Skotlandia ini justru percaya momen tersebut membentuk perjalanannya menjadi lebih berarti.
"Ini tidak mengubah apa pun. Justru membuat semuanya terasa lebih manis bagi saya," ungkap Carrillo.
"Pada akhirnya, untuk melihat ke belakang dan menceritakan pada orang-orang betapa epiknya cerita ini."
"Memang luar biasa naik di ONE Championship, menang dalam setiap pertarungan, lalu memenangi gelar. Ya, itu akan menjadi hal yang menakjubkan."
"Tetapi saya pikir ini cerita yang lebih dahsyat lagi bahwa saya mencapai puncak, jatuh, harus memulai dari awal, dan melakukannya lagi untuk membuktikan kepada orang-orang bahwa selama tidak menyerah dan punya tujuan serta mengejarnya dengan usaha tanpa henti, Anda bisa mewujudkannya. Asalkan Anda tidak berhenti," lanjutnya.
Baca Juga: ONE Championship - Pertempuran Ratu Muay Thai dan Kickboxing Warnai ONE Fight Night 41
Setelah meraih 4 kemenangan KO beruntun, kesempatan pertama Carrillo merebut sabuk emas ONE Championship datang saat menghadapi menara raksasa asal Thailand-Aljazair, Nabil Anane, di kelas bantam pada Januari 2025.
Namun, kekalahan KO pada ronde pertama memaksanya mengevaluasi ulang tidak hanya hasilnya tetapi juga kelas berat dan pendekatan yang paling cocok untuknya.
Alih-alih terburu-buru kembali ke percakapan perebutan gelar kelas bantam, jagoan kelahiran Glasgow ini kembali ke kelas bulu, divisi di mana dia merasa paling sehat, kuat, dan lengkap sebagai petarung.
Keputusan itu langsung membuahkan hasil.
Sejak kembali naik satu kelas, Carrillo tampil segar dan bisa menghabisi lawan-lawan elite termasuk juara Muay Thai dan kickboxing tujuh kali, Sitthichai Sitsongpeenong, serta jagoan asal Amerika, Luke Lessei.
Setiap penampilan menegaskan bahwa ambisinya menjadi juara dunia masih jauh dari selesai.
Carrillo juga berhasil mempertahankan tingkat finis 100 persen melalui enam kemenangan di salah satu organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini.
"Sebuah kisah yang keren untuk diceritakan. Tetapi tidak semua berjalan mulus di percobaan pertama dan saya memang harus melewati masa yang agak sulit," kata Nico Carrillo lagi.
"Momen yang goyah. Kembali ke dasar gunung, mendaki lagi. Jadi bagi saya, ini bahkan lebih manis dan saya tidak akan melewatkannya kali ini."
Bagi Carrillo, yang menikahi Aimee McElhinney pada Juni lalu, gelar juara dunia membawa makna yang ditempa melalui kesulitan.
Jika berhasil merebut sabuk emas interim di ONE Fight Night 40, dia melihatnya sebagai kemenangan bersama.
"Jika saya merebut sabuk ini, itu adalah kemenangan bagi semua orang yang terlibat dalam perjalanan."
"Ini kemenangan untuk istri saya, pelatih, tim, sponsor dari bertahun-tahun lalu, semua orang yang percaya pada mimpi ini. Momen ini untuk kami semua," ungkap Carrillo.
ONE Fight Night 40 akan tayang pada Sabtu (14/2/2026) mulai pukul 08.00 WIB di Vidio, YouTube, dan Facebook ONE Championship.
0
12
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan