- Beranda
- Komunitas
- Sports
- ONE Championship
Yuki Yoza Terlalu Banyak Omong, Nabil Anane Tantang Patahkan Kakinya
TS
ONEchampionshipid
Yuki Yoza Terlalu Banyak Omong, Nabil Anane Tantang Patahkan Kakinya

BOLASPORT.COM - Juara kelas bantam Muay Thai ONE Championship, Nabil Anane, memberikan respons keras terhadap Yuki Yoza yang belakangan gencar melontarkan tantangan ke berbagai arah.

Yoza memang datang dengan momentum besar setelah mengalahkan Elbrus Osmanov, Petchtanong Petchfergus, bahkan Superlek sepanjang tahun 2025.
Striker berusia 27 tahun itu tidak ragu melontarkan tantangan kepada siapa pun di kelas bantam termasuk juara kickboxing, Jonathan Haggerty.
Namun, Anane melihat Yoza terlalu banyak bicara tanpa substansi yang benar-benar mengesankan.
"Saya tidak tahu harus bilang apa soal penampilannya. Saya belum melihat hal yang membuat saya terkesan dari gaya bertarungnya," buka petarung berusia 21 tahun ini.
"Dia kuat, ya, itu yang mengesankan. Tetapi dia belum bertarung dengan seseorang seperti saya yang benar-benar sulit dihadapi dan bisa menjaga jarak dengan baik."
"Mari kita lihat apakah dia punya kesempatan."
Baca Juga: ONE Championship - Usai Kalah Brutal dalam 52 Detik, Tawanchai Buka Suara
Sebagai petarung Jepang dengan latar belakang karate, salah satu senjata Yuki Yoza adalah tendangannya.
Terkait hal tersebut, Nabil Anane langsung menyinggung komentar Yoza yang sering mengeklaim bisa mematahkan kaki lawannya.
"Dia juga terlalu banyak bicara dan terkadang hal itu membuat saya kesal. Mari kita lihat apakah dia bisa mematahkan kaki saya," tantang Anane.
Kepercayaan diri Anane muncul bukan tanpa alasan mengingat pencapaiannya sepanjang tahun 2025.
Dia mengalahkan Nico Carrillo di ronde pertama untuk merebut sabuk interim kemudian menaklukkan Superlek sehingga menjadi juara tak terbantahkan dalam disiplin Muay Thai.
Setelah itu, Anane pindah ke kickboxing dan mendominasi Ilias Ennahachi sebelum laga berakhir no contest karena tendangan ilegal.
Berikutnya, Anane naik ke kelas bulu untuk mengalahkan Hiromi Wajima.
Rekor tanpa kekalahan di dua cabang olahraga striking selama delapan laga beruntun membuktikan kualitasnya.
Baca Juga: ONE Championship - Jackie Buntan Jaga Sabuk Kickboxing kontra Stella Hemetsberger, Adrian Lee Tampil Lagi di ONE Fight Night 40
Kini Anane merencanakan tahun 2026 yang lebih besar dengan membidik sabuk kickboxing.
"Tahun depan saya bisa bertarung dengan siapa saja, hanya untuk pengalaman," tegasnya,
"Itu bagus karena saya butuh lebih banyak pengalaman di kickboxing juga."
"Sekarang saya bahkan belum masuk ranking, jadi saya bisa bertarung dengan siapa saja."
"Tetapi masuk akal untuk bertarung memperebutkan gelar juara kickboxing. Saya ini juara, jadi saya rasa tidak perlu masuk ranking dulu."
Dengan ambisi meraih dua sabuk di dua cabang olahraga berbeda, Nabil Anane siap menghadapi siapa pun yang menghalangi jalannya pada tahun 2026.
Target utama Anane tetap Jonathan Haggerty yang memegang sabuk kelas bantam kickboxing ONE Championship.
Keduanya seharusnya bertemu di ONE 173 pada November lalu untuk sabuk Muay Thai tetapi cedera memaksa Haggerty mundur.
Anane tetap terbuka untuk bertarung melawan petarung Inggris itu dalam disiplin Muay Thai maupun kickboxing.
"Saya rasa tinggal Haggerty yang tersisa di Muay Thai. Mari kita lihat. Saya juga ingin melihat apa yang terjadi saat saya bertarung melawan Haggerty."
"Dia punya gerakan kaki yang lincah, sikutan bagus, dan pukulan kuat," pungkas jagoan bertinggi badan 191 cm tersebut.
0
12
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan