- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- Gosip Nyok!
“Marriage is Scary”: Alasan Gen Z Tak Lagi Menganggap Pernikahan sebagai Tujuan Hidup
TS
2023putrirah101
“Marriage is Scary”: Alasan Gen Z Tak Lagi Menganggap Pernikahan sebagai Tujuan Hidup

sumber : Bisnis.com
Bisnis.com, JAKARTA— Di kalangan generasi muda, terutama Generasi Z, pernikahan tidak lagi dipandang sebagai fase hidup yang harus segera dijalani. Munculnya istilah “Marriage is Scary” menjadi penanda perubahan cara pandang terhadap institusi pernikahan yang kini dianggap penuh risiko, tekanan, dan ketidakpastian.
Bagi Gen Z, pernikahan bukan sekadar urusan cinta. Ia dipahami sebagai komitmen besar yang menuntut kesiapan finansial, mental, dan sosial. Realitas ini membuat banyak anak muda memilih untuk berpikir ulang, bahkan menunda langkah menuju jenjang pernikahan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat 399.921 kasus perceraian di Indonesia turut memperkuat keraguan tersebut. Angka ini menjadi gambaran bahwa pernikahan tidak selalu berujung pada kebahagiaan, sebagaimana narasi ideal yang sering digaungkan.
Berikut sejumlah faktor yang mendorong Generasi Z semakin berhati-hati terhadap pernikahan:
1. Tekanan Finansial yang Kian Berat
Generasi Z tumbuh di tengah biaya hidup yang terus meningkat. Mulai dari utang pendidikan, harga hunian yang mahal, hingga kebutuhan hidup sehari-hari yang semakin menekan. Dalam kondisi penghasilan yang belum stabil, pernikahan justru dipersepsikan sebagai beban tambahan, bukan solusi kehidupan.
Membangun rumah tangga membutuhkan kesiapan ekonomi yang matang. Ketika stabilitas finansial belum tercapai, risiko konflik dan ketidakamanan dalam pernikahan menjadi kekhawatiran utama.
2. Ketidakpastian Dunia Kerja
Memasuki dunia kerja dengan persaingan ketat, banyak Gen Z berada dalam sistem kerja kontrak atau lepas tanpa jaminan jangka panjang. Ketidakpastian ini membuat mereka lebih fokus pada pengembangan karier dan peningkatan keterampilan.
Pernikahan kerap dianggap berpotensi mengurangi fleksibilitas, baik dalam mobilitas kerja maupun pengambilan peluang profesional, terutama di usia muda.
3. Perubahan Cara Pandang Sosial
Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z tumbuh dengan menyaksikan secara langsung berbagai konflik rumah tangga, baik di lingkungan sekitar maupun melalui media. Perceraian tidak lagi menjadi hal tabu, melainkan realitas yang sering terjadi.
Pengalaman tersebut membentuk kesadaran bahwa pernikahan bukan jaminan kebahagiaan. Komitmen jangka panjang pun dipandang sebagai sesuatu yang perlu dipertimbangkan secara rasional, bukan emosional semata.
4. Kesadaran akan Kesehatan Mental
Isu kesehatan mental menjadi perhatian besar bagi Generasi Z. Tekanan hidup, kecemasan masa depan, hingga tuntutan sosial membuat mereka lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan besar, termasuk menikah.
Banyak anak muda memilih untuk memprioritaskan pemulihan dan kestabilan emosional terlebih dahulu. Pernikahan dianggap membutuhkan kesiapan mental agar hubungan dapat berjalan sehat dan tidak menjadi sumber masalah baru.
5. Pengaruh Teknologi dan Media Sosial
Media sosial kerap menampilkan gambaran hubungan yang tampak ideal dan sempurna. Hal ini menciptakan standar tinggi yang sulit dicapai dalam kehidupan nyata, sekaligus menimbulkan rasa takut akan kegagalan.
Di sisi lain, kemudahan berinteraksi dan bertemu orang baru melalui teknologi membuat pilihan relasi terasa semakin luas. Akibatnya, keputusan untuk menetap dalam satu ikatan jangka panjang sering kali terasa membatasi.
Makna Komitmen yang Berubah
Bagi Gen Z, komitmen tidak selalu harus diwujudkan melalui pernikahan. Hubungan dipandang sebagai pilihan personal, bukan kewajiban sosial.
Selama ada rasa saling menghargai, tumbuh bersama, dan keseimbangan dalam hubungan, kebahagiaan dinilai tetap bisa dicapai tanpa ikatan hukum. Pernikahan pun tidak lagi dianggap sebagai satu-satunya tujuan hidup.
Sumber:Fenomena 'Marriage is Scary', bikin generasi Z enggan menikah, ini alasannya
multimedia.ptrt memberi reputasi
1
356
2
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan